Geopark Raja Ampat, Zamrud Karst Khatulistiwa yang Diakui Dunia

Pulau Pianemo, Raja Ampat.
Sumber :
  • Istimewa

VoxPop Travel – Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat Daya, ditetapkan sebagai Global Geopark oleh The United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) atas kekayaan alam Kepulauan Raja Ampat.

img_title KPK Diminta Telusuri Dugaan Penyalahgunaan Wewenang Pengelolaan PDRD Raja Ampat Tahun 2025

Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Muhammad Musa'ad menjelaskan, Kabupaten Raja Ampat memiliki potensi luar biasa baik di atas laut maupun di bawah laut yang dipandang UNESCO sebagai salah satu kekayaan dunia yang patut dijaga dan dilestarikan.

 

Penghargaan Sertifikat UNESCO Global Geopark Raja Ampat diterima Penjabat Gubernur Papua Barat Daya Mohammad Musa’ad, bersama Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati menerima pada acara The 10th Internasional Conference on UNESCO Global Geopark di Marracesh Maroko, 7- 9 September 2023. Sementara, Geopark Raja Ampat ditetapkan oleh UNESCO sebagai UNESCO Global Geopark (UGGp) pada tangga 24 Mei 2023 di kantor UNESCO di Paris Perancis.

img_title Raja Ampat Liveaboards, Intip Pengalaman Berlayar Eksklusif Bersama Agen Terpercaya Phinisi Trip Indonesia

img_title Wamen Giring Minta Tabuik Diusulkan Pemda Sumbar Dibawa ke UNESCO

Mengenal Geoprak Raja Ampat

 

Geopark Raja Ampat merupakan kawasan yang istimewa, terdiri dari gugusan kepulauan karst yang terletak di sepanjang garis khatulistiwa. Keunikan geologisnya berskala internasional, dengan ditemukannya batuan tertua yang tersingkap di dunia, berusia antara 439 hingga 360 juta tahun yang lalu (Silur – Devonian) yang terletak di Misool.

Sejarah geologi kawasan Raja Ampat, seperti halnya dalam sebuah buku, terdokumentasi dengan lengkap dan mewakili hampir sepersepuluh usia bumi.

 Kawasan ini tidak bisa dipisahkan dari kawasan megabiodiversitas Papua. Oleh karena itu, sebagian besar wilayahnya termasuk dalam kawasan konservasi.

Ekosistem laut dan darat Raja Ampat menjadi tempat tinggal bagi berbagai jenis flora dan fauna unik, langka, dan terancam punah. Kawasan ini juga menjadi habitat bagi banyak spesies endemik, yang tidak ditemukan di tempat lain di dunia.

Berbagai suku asli dan pendatang, yang kemudian menjadi bagian dari masyarakat lokal, berkontribusi dalam memperkaya keberagaman budaya di Raja Ampat.

Mereka mewarisi kekayaan budaya, baik berupa benda maupun nilai-nilai, yang terekam dengan baik, mulai dari lukisan dindin, telur keramat, hingga upacara adat dan tarian tradisional, yang merefleksikan hubungan yang erat antara penduduk lokal dan lingkungan sekitar.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut