Intip Tujuh Destinasi Wisata Berbahaya di Dunia

Death Valley National Park 29 Juni 2013
Sumber :
  • REUTERS/Steve Marcus

Gunung Sinabung, Indonesia

img_title Dugaan Penipuan Umrah Hanania Travel Dilaporkan ke Polda Metro, Korban Disebut Puluhan Orang

Gunung berapi aktif ini terletak di pulau Sumatera, Indonesia. Karena sering terjadi letusan, ribuan orang yang tinggal di daerah ini kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian. Kota-kota dan desa-desa terdekat telah benar-benar tertutup lava dan abu setelah letusan yang terjadi di tahun 2010, 2013, 2014 dan 2015. Gunung ini terakhir meletus tanggal 27 Februari 2016. Letusan itu menyemburkan awan mematikan, gas vulkanik, batu, dan abu hingga ke ketinggian 2.500 meter.

Ilha da Queimada Grande (Snake Island), Brasil

img_title Jepang Masih Favorit, Tapi Kota-kota Hidden Gems Ini Mulai Diburu Wisatawan Indonesia

Tersembunyi di daerah lepas pantai Brasil, pulau ini secara luas diakui sebagai tempat paling berbahaya di planet kita. Alasannya cukup sederhana, tempat ini penuh dengan salah satu ular paling berbisa di dunia, Bothrops. Para peneliti memperkirakan bahwa sekitar lima ular hidup di pulau tersebut per meter persegi.

Sudah banyak cerita tentang orang-orang yang tewas akibat gigitan berbisa ular ini dalam waktu sekejap, termasuk seorang penjaga mercusuar. Mercusuar di pulau ini bekerja secara otomatis sejak kejadian ini, dan pemerintah Brasil telah melarang orang-orang untuk menjejakkan kaki di sana.

img_title Traveler Masa Kini Lebih Suka Perjalanan Fleksibel daripada Itinerary Kaku

Madidi National Park, Bolivia

Pada pandangan pertama, tempat ini terlihat sangat indah. Sayangnya, di balik keindahannya, tempat ini juga berbahaya. Mengapa? Karena Madidi National Park adalah rumah bagi fauna yang paling beracun dan agresif di dunia. Kontak dengan salah satu tanaman yang tumbuh di taman ini dapat menyebabkan gatal parah, ruam dan pusing. Setiap goresan, atau bahkan luka kecil, dapat membuat Anda terinfeksi parasit tropis.

Valley of Death, Kamchatka, Rusia

Kamchatka Peninsula yang terletak di ujung timur Rusia, juga memiliki Death Valley. Letaknya tidak jauh dari lembah geyser yang terkenal. Gas beracun yang ditemukan di daerah ini menimbulkan ancaman serius bagi setiap makhluk hidup. Tumbuhan dan hewan bisa mati dengan cepat karenanya, sementara manusia akan merasa tidak enak badan dan demam, pusing dan kedinginan.

Gempa Jepang menyebabkan tanah seperti bernafas.

Usai Gempa M 7,1 di Jepang, Apakah Wisatawan Masih Aman Berkunjung?

Gempa hebat berskala 7,1 magnitudo menguncang Pulau Kyushu Jepang pada Selasa 28 Juli 2026 sekitar pukul 16.27 waktu setempat. Lantas masih amankah pergi ke Jepang?

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut