Keliling Kota Semarang dengan Bus Tingkat Gratis
- VoxPop.co.id/ Dwi Royanto/ Semarang
VoxPop.co.id – Tidak hanya Jakarta dan Bandung yang memiliki fasilitas bus tingkat keliling untuk para wisatawan. Saat berkunjung ke Semarang, Anda juga bisa menikmati jalan-jalan mengelilingi kota yang khas dengan jajanan lumpia nya dengan bus tingkat.
Bukan bus tingkat biasa, bus ini terlihat begitu mewah. Fasilitas bus tingkat gratis bertuliskan 'Yuk Muter-Muter Semarang" ini bakal membawa Anda para wisatawan untuk mengeksplorasi tempat-tempat menarik dan destinasi wisata cantik di Kota Semarang. Bus ukuran jumbo ini dibuat di karoseri Nusantara Gemilang Kudus.
Spesifikasi lengkapnya memiliki tinggi 4,2 meter, panjang 12 meter, dan lebar 2,5 meter. Bus warna merah menyala itu mampu menampung 70 penumpang. Sebanyak 12 penumpang bisa menempati lantai bawah dan 58 penumpang di tingkat atas.
Selain kondisi bus cukup luas, bus yang dibeli seharga Rp3,5 miliar ini juga dilengkapi fasilitas pendingin udara yang memadai. Bus ini juga sangat ramah bagi penyandang disabilitas.
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengatakan, bus tingkat khusus jalan-jalan ini saat ini sudah diuji coba. Uji coba laik jalan ini dilakukan di sejumlah rute wisata di Kota Semarang dan sekitarnya.
"Peluncuran bus ini akan dilakukan 17 September 2017 bertepatan dengan Hari Perhubungan," kata Hendrar, Senin, 28 Agustus 2017.
Keberadaan bus tingkat ini diklaim akan menyusul kesuksesan bus Semar Jawi yang diluncurkan beberapa tahun lalu. Saat ini, Pemerintah Kota Semarang masih melakukan penyesuaian infrastruktur pendukung agar bus tingkat bisa mengaspal dengan lancar.
"Beberapa evaluasi misal di perempatan Gajahmada-Depok, ada beberapa kabel harus dinaikan. Beberapa kabel di ruas Imam Bonjol harus dinaikkan. Tanaman yang harus dipangkas ranting-rantingnya, " ujar Hendrar.
Pemerintah Kota juga telah menjalin kerja sama dengan kabupaten di sekitar Semarang, seperti Demak, Kabupaten Semarang dan Kendal untuk memperluas jangkauan bus tingkat ini. Nantinya, lokasi wisata di tiga daerah itu akan masuk dalam rute yang bisa dikunjungi.
"Kita sudah buat MoU untuk program pariwisata bersama. Misal Curug Sewu di Kendal atau pantai Cahaya Kendal atau Masjid Agung Demak, atau ke Ungaran. Sehari-hari banyak di Kota Semarang tapi pada saatnya coba rute yang bisa lewati di luar Semarang," jelas Wali Kota yang akrab disapa Hendi.
