Mitos Jalan Braga Bandung Jalur Rasialis Kolonial Terungkap
- Wikipedia
![]()
FOTO: Jalan Braga di Bandung, Jawa Barat, pada tahun 2017. (VoxPop.co.id/Adi Suparman)
Dia menganalisis berkembang mitos Jalan Braga sebagai jalur rasialis karena barang-barang atau komoditas yang diperdagangkan di sana adalah barang impor, hanya sanggup dibeli kalangan elite orang Eropa. Mungkin, kata Aji, sebenarnya tak dimaksudkan sebagai kawasan eksklusif namun berkembang menjadi begitu karena harga komoditasnya yang tak terjangkau kalangan pribumi.
"Saya enggak tahu apakah itu diskriminasi atau enggak, tapi yang yang jelas, yang punya uang orang Belanda, jadi yang banyak ke situ orang Belanda," ujarnya.
Bahkan, pribumi yang merasa berada dalam kelas ekonomi menengah ke atas pun otomatis mencari kawasan perbelanjaan lain yang dianggap lebih murah, bukan di Braga. "(terjadi) karena (Braga sebagai kawasan perbelanjaan) ekslusifnya--mahal." Fenomena itu berkembang secara alamiah saja, tidak karena pembatasan bagi kalangan pribumi. (ase)
