SOROT 367

Ribut-ribut di Kabinet

Sumber :
  • ANTARA/Widodo S. Jusuf

VoxPop.co.id - Rizal Ramli, pendatang baru hasil rombak kabinet (reshuffle) jilid I, belakangan ini sering membetot perhatian. Publik disuguhi berbagai ulah Rizal, yang cenderung lebih sibuk meng”kepret” kolega-koleganya di kabinet ketimbang memajukan program-program baru.

img_title PPP: Menteri Baru Jokowi Pemain Veteran

Kritik lantang sering diluncurkan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman itu, antara lain kepada Menteri Energi Sumber Daya Mineral, Sudirman Said, Menteri Badan Usaha Milik Negara, Rini Soemarno, bahkan hingga ke Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Serangan kritik Rizal itu tentu saja menjadi sajian favorit para jurnalis, tapi tidak bagi para sesama menteri.  Mereka yang dikritik jadi gerah.

img_title Menanti Gebrakan Menteri Baru Ekonomi

Episode saling tantang antara Rizal dan JK sempat menghiasi pemberitaan media massa. Itu terjadi hanya beberapa saat setelah Rizal dilantik menjadi menteri menggantikan Indroyono Soesilo sebagai Menteri Kemaritiman saat reshuffle kabinet Jilid I lalu.

Berbagai reaksi bermunculan. Sejumlah menteri lain menilai bahwa aksi Rizal karena masih baru di kabinet sehingga perlu waktu untuk adaptasi. Maklum, kata menteri itu, Rizal dikenal sebagai tokoh yang cenderung oposan selama sepuluh tahun era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun demikian, anggapan itu sepertinya keliru. Rizal terus saja mengkepret menteri lain di kabinet. Yang terbaru, dia mengkritik keras Menteri ESDM Sudirman Said terkait rencana perpanjangan kontrak Freeport dan Pembangunan Blok Masela.

Tampaknya Sudirman Said tak kuasa lagi menahan diri mendapati berbagai “serangan” itu. Pada Kamis, 22 Oktober 2015, dia buka suara perihal kementeriannya dan dia sendiri, yang sering kena sorotan Rizal.

Mantan Dirut PT Pindad itu mengakui bahwa semenjak Rizal diangkat menjadi Menko Maritim, kinerja kementeriannya selalu dikritik oleh Rizal Ramli.

img_title Politikus PDIP: Reshuffle Jilid II Terlalu Murahan

"Saya belakangan kok dikamplengin [dikepret/dipukul] orang kok enggak jawab-jawab. Tapi, saya percaya masyarakat sudah bisa membedakan antara kata-kata dan karya," ujar Sudirman dalam acara Penganugerahan Penghargaan Energi di Hotel Bidakara, Jakarta.

Fakta adanya friksi internal menteri kabinet tersebut membuat publik bertanya, bagaimana manajemen pemerintahan Jokowi. Isu keretakan dan ketidakharmonisan para pemain kunci di lingkar inti kekuasaan itu kerap disorot dalam berbagai kesempatan oleh pengamat atau pun politisi terutama dari Partai Politik di luar kabinet.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut