SOROT 471

Kids Zaman Now Bersuara

Turis di pantai.
Sumber :
  • REUTERS/Guglielmo Mangiapane

Dikutip dari Live Science, internet lahir pada awal 1990-an berkat jasa seorang ilmuwan komputer bernama Tim Berners-Lee yang menemukan konsep World Wide Web (WWW) pada 1990. 

img_title Podcast Pilihan Milenial dan Generasi Z Indonesia untuk Meredam Stres

Kemudian pada 1994, dia mendirikan World Wide Web Consortium dan pada tahun yang sama, Netscape Communication lahir dan Microsoft menciptakan browser Web untuk Windows 95.

Lahirnya internet menandai munculnya generasi baru. Generasi Z atau kids zaman now, penerus generasi millennial yang lahir di awal tahun 1980-an. Badan Statistik Kanada mendeskripsikan bahwa generasi Z adalah anak yang lahir antara tahun 1995-2014. 

Sementara studi yang dilakukan The Center for Generational Kinetics (CGK) baru-baru ini menyebut bahwa generasi Z adalah mereka yang lahir antara tahun 1996 hingga 2015. Menurut CGK, generasi Z akan segera menjadi generasi pekerja, konsumen dan trendsetter yang paling cepat berkembang. 

Generasi Z juga lebih berpengaruh daripada kalangan millennial, salah satunya karena pola pikir yang lebih realistis pada usia sangat dini.

Millenial Branding, sebuah grup konsultan dan penelitian Gen Y (millennial) menambahkan dan menegaskan bahwa generasi Z lebih berwirausahawan, lebih cepat terjun ke dunia kerja, praktis, realistis daripada optimistis, lebih melek teknologi dan siap untuk sukses dibanding generasi sebelumnya. Dan Kylie adalah anak generasi Z dengan karakteristik tersebut.

img_title Perguruan Tinggi Perlu Siapkan Kurikulum Generasi Z

Selanjutnya, Tuntutan zaman

Tuntutan zaman

Generasi Z dari dalam negeri, Omar Daniel Assegaf mengatakan bahwa karakter pada generasi Z tercipta untuk menyesuaikan tuntutan era saat ini yang serba cepat dan praktis. Di sisi lain, dia yang lahir pada 5 April 1995, menyukai kebebasan, lebih ekspresif dan kreatif. Peraturan hanya akan menghambat perkembangan. 

Anak generasi Z juga lebih rebel alias pemberontak, merasa lebih pintar dan egois karena punya pemikiran dan pengalaman di bidang tertentu, meski kenyataannya tak semua begitu. 

img_title Puan Kenalkan Cara Kerja DPR ke Generasi Z Lewat Parlemen Remaja

"Meski rebel, tapi kami jauh lebih aktif, ekspresif dan tidak biasa untuk dikekang. Kami lebih bisa mengekspresikan apa yang kami mau," kata aktor berusia 22 tahun tersebut kepada VoxPop.co.id.  

Dan sebagai seorang figur publik yang lahir di era internet, pria kelahiran Surakarta ini aktif di media sosial. Generasi Z memang cenderung lebih intens menjalin komunikasi lewat media sosial.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut