Riyanni Djangkaru Endorser Dive Site Indonesia
- Antara/M Agung Rajasa
Sudah hampir dua minggu Majalan DiveMagazine mengulas habis spot selam terbaik di Indonesia. Raja Ampat Papua, Alor NTT, Pulau Komodo NTT, Lembongan Bali, dan Lembeh Sulawesi Utara, Wakatobi, semua diulas lengkap dengan foto panorama bawah laut yang aduhai.
“Tujuan jangka panjangnya adalah supaya laut Indonesia tak hanya dikenal karena keindahan keragaman hayatinya saja, tapi juga usaha berbagai pihak untuk melestarikannya agar manfaat yang bisa didapatkan bisa lebih berumur panjang,” kata wanita yang pernah menjadi Pemimpin Redaksi DiveMagazine Indonesia itu.
Bagi wanita yang hobi menyelam itu, bawah laut Indonesia memang seperti surga. Baginya, semua titik menyelam di Indonesia memiliki keindahan dan keunikan masing-masing. Gambaran yang diberikan Riyanni tak jauh beda dengan ulasan di sejumlah majalah selam dunia yang sudah mengeksplor habis-habisan spot selam di negeri ini. Setidaknya ada lima titik selam favorit Riyanni yang sangat direkomendasikan untuk dieksplor lebih jauh.
“Yang pertama Alor. Alor punya underwater yang gila banget. Enggak bisa dibandingin. Punya keunikan sendiri. Alor juga lengkap sekali ikannya. Laut Alor yang masih jernih dengan ikan yang besar juga menambah daya tarik sendiri bagi para penyelam,” ujarnya.
Faktanya, pulau yang berada di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini punya tempat menyelam yang luar biasa. Ikan di sana beragam. Dari mulai mola mola (sunfish), hiu rubah, hiu martil, paus, ikan napoleon, giant trevally, hiu karang, kura-kura, barracuda, pari manta, kerapu raksasa hingga tuna gigi anjing, semua ada.
Tidak hanya kaya akan hewan, Alor juga kaya akan karang. Ada berbagai karang lunak dan karang keras yang begitu indah dan menakjubkan.
Lereng berwarna-warni di sekitar Pulau Pura merupakan rumah dari ikan mandarin ikan katak, blue ribbon eel, ikan daun, harlequin ghost pipefish, kuda laut kerdil, dan lain-lain. Di Pantai Selatan air lautnya dingin dan dihiasi dengan karang lunak. Di tempat lainnya, Anda bisa menemukan gua-gua di bawah laut.
“Yang kedua Togean. Kalau di Togean koralnya aneh. Ada barracuda, pokoknya bagus,” cerita Riyanni.
