Presiden Jokowi Beri Award ‘Primaduta’ pada Kerupuk Papatonk
- bisnisukm
Namun, saat itu Menpar Arief Yahya langsung mengiyakan, begitu melihat kemasannya premium, desain warna-warninya cukup keren. Dan jumlah yang dipasarkan dalam setahun cukup besar, 20 juga. Bahkan angka itu bisa lebih, setelah melihat reaksi pasar positif. “Terbukti, Papatonk meledak di pasar Tiongkok, tidak sia-sia kami menempel logo Wonderful Indonesia di bungkusnya,” kata Vinsensius Jemadu.
"Papatonk rupanya bisa menjadi media promosi yang cukup nendang. Produk itu dijual di hampir semua supermarket di kota-kota besar di Tiongkok. Produknya, kerupuk udang adalah khas snack Indonesia. Logo yang menempel juga pas, Wonderful Indonesia. Sejalan dengan diplomasi kuliner yang sedang digenjot Pak Menpar Arief Yahya untuk Tiongkok yang menjadi pasar utama kita saat ini,” jelas Vinsen.
Krupuk adalah camilan khas pengundang selera saat makan besar di kebanyakan orang Indonesia. Baik kalangan tradisional maupun modern, kerupuk sudah menjadi makanan harian di tanah air. Ketika dikemas dengan bungkus yang mewah, makanan ini pun berubah image menjadi snack yang mahal dan menawan di Tiongkok. Krupuk udang sukses menembus pasar Tiongkok, dan diharapkan bisa terus memperbesar volume eksportnya.
Dengan begitu, produksi budidaya udang di tanah air bisa semakin besar dan terus meningkat. Ekonomi masyarakat juga naik. Sekaligus, promosi Wonderful Indonesia semakin mengakar di Negeri Tirai Bambu itu. Design kemasannya juga terus berinovasi. Saat ini menampilkan 10 Bali Baru dan beberapa destinasi yang siap branding, seperti candi Borobudur, Wakatobi, Belitung, Raja Ampat dan lain-lain. (webtorial)
