Semarak Puncak Peringatan Hakteknas Ke-23 Tebar Semangat Berinovasi

Puncak Peringatan Hakteknas Ke-23
Sumber :

Nasir pun memaparkan fakta bahwa hingga saat ini pemanfaatan Iptek dan inovasi bagi masyarakat, khususnya pelaku ekonomi dan industri, masih belum optimal. Untuk itu, lanjut Nasir, pemerintah terus mendorong sinergi antar institusi iptek dan pelaku industri, sehingga iptek dan inovasi memberikan kontribusi maksimal. 

img_title Kemenristekdikti Minta RS Perguruan Tinggi Beri Manfaat ke Mahasiswa

"Juga harus dibenahi adalah meningkatkan kapasitas sumber daya manusia sebagai faktor kunci keberhasilan pendidikan, penelitian dan pengembangan iptek dan inovasi," pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut Nasir juga menyebutkan bahwa anggaran riset kita belum berdampak besar untuk kemajuan bangsa. Pasalnya setelah dianalisis, anggaran sebesar Rp24,9 triliun ternyata hanya Rp10,9 triliun yang menghasilkan riset dan pengembangan.

img_title Wacana Impor Rektor Asing Dongkrak Perguruan Tinggi Indonesia?

"Lebih dari setengahnya yakni Rp14 triliun belum menghasilkan output riset yang maksimal. Itulah sebabnya Bapak Presiden menekankan bahwa anggaran risetnya tidak boleh lagi diecer," terangnya. 

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman sebagai tuan rumah dalam sambutannya menyampaikan penerapan inovasi di Provinsi Riau telah memberikan dampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Riau. Hal ini dapat dilihat pada angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang telah mengalami peningkatan pada tahun 2017 dan menempati posisi ke-6 di Indonesia. Selain itu angka penduduk miskin di Provinsi Riau pun menurun dari 8,82% di tahun 2016 menjadi 7,41% di tahun 2017.

img_title Mungkinkah Kemenristekdikti Dilebur ke Kemendikbud?

Gubernur berharap melalui peringatan Hakteknas kali ini menjadi momentum bangkitnya iptek dan penguasaa teknologi sebagai pilar pembangunan bangsa sehingga Indonesia bisa berdaya saing global. 

Direktur Jenderal Penguatan Inovasi Jumain Appe selaku Ketua Umum Panitia Hakteknas ke-23 dalam laporannya menyampaikan bahwa Hakteknas kali ini akan berlangsung semarak karena dihadiri oleh 2000 komunitas iptek dan inovasi di seluruh Indonesia. Selain itu panitia Hakteknas menggelar beragam rangkaian acara meliputi : (1) Launching (2) Lomba Produk Inovasi Nasional (kategori industri, startup dan masyarakat), (3) Bakti Inovasi Teknologi, meliputi pelatihan teknologi, praktik penanaman varietas unggul padi dan buah tropis, dan penyerahan bantuan produk inovasi kepada petani, nelayan dan pelaku usaha, (4) Anugerah Iptek dan Inovasi Nasional (8 kategori Anugerah), (5) Kegiatan Ilmiah (84 kegiatan ilmiah nasional dan internasional), (6) Side Event (jalan sehat, lomba karya tulis/ foto/ vlog bertajuk Iptek dan Inovasi, dan demonstrasi dan peragaan iptek keliling, dll), (7) Welcome Dinner, (8) Peringatan Hari Puncak, (9) Malam Apresiasi dan (10) Ritech Expo (pameran produk inovasi teknologi). 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut