Ngeri, Erdogan Libatkan Amerika untuk Hadapi Kekuatan Haftar di Libya
- twitter.com
"Perjanjian antara GNA dan LNA untuk memasuki kembali perundingan keamanan PBB adalah langkah pertama yang baik, sangat positif. Negosiasi cepat dan itikad baik sekarang diperlukan untuk mengimplementasikan gencatan senjata dan meluncurkan kembali pembicaraan politik intra-Libya yang dipimpin PBB," kata Pompeo dalam jumpa persnya kemarin.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Turki telah menolak mentah-mentah usulan gencatan senjata yang ditawarkan oleh Mesir di Libya. Turki yang selama ini mendukung pasukan GNA dalam menghadapi pasukan militer Khalifa Haftar terus memperkuat legitimasi politik Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang telah didukung oleh internasional, PBB dengan cara mempersempit ruang gerak pasukan LNA dan negara-negara pendukungnya, Rusia, UEA, dan Mesir dengan melakukan serangkain serangan militer di Libya.
Baca : Turki Tolak Tawaran Mesir untuk Gencatan Senjata di Libya
