Perang Libya Berkecamuk, Sepupu Muammar Qaddafi Ancam Erdogan

VoxPop Militer : Ahmed Gaddaf al-Dam
Sumber :
  • twitter.com

Sebagaimana diketahui, intensitas hubungan pemerintah Turki dengan Pemerintahan Kesepakatan Nasional Libya (GNA) memang diketahui sangat masif. Militer Turki dengan kekuatan penuh mendukung pasukan militer GNA untuk menghadapi perlawanan dari Tentara Nasional Libya (LNA) pimpinan Marsekal Khalifa Haftar. Selama satu bulan terakhir ini, pasukan GNA yang didukung militer Turki telah berhasil menduduki sejumlah basis pertahanan pasukan LNA yang didukung oleh Rusia, UEA dan Mesir di wilayah Libya Timur dan Tripoli. Bahkan, sekitar pertengahan bulan lalu, Turki menolak mentah-mentah ajakan pemerintah Mesir yang mewakili LNA pimpinan Field Marsekal Khalifa Haftar untuk melakukan gencatan senjata di Libya.

img_title DPR Minta Menkes Ajak Mentan-Mendagri Tiru Turki Atasi Rabies

Penolakan Turki atas tawaran gencatan senjata di Libya itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu selang beberapa hari setelah Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan bertemu dengan Perdana Menteri Libya hasil kesepakatan internasional (GNA) Fayez Al-Serraj di Ankara, Turki membahas rencana kerjasama eksplorasi kilang minyak di Laut Mediterania yang akan dimulai dalam waktu dekat ini.  

Baca : Gencatan Senjata Ditolak, Militer Mesir Bersiap di Perbatasan Libya

img_title Legenda yang Terhapus Sejarah? Hakan Sukur Kembali Menggema di Piala Dunia 2026
Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut