El-Sisi Panggil Semua Jenderalnya, Perang Mesir-Turki Makin Dekat

VoxPop Militer: Presiden Abdel Fatah el-Sisi bersama perwira tinggi militer Mesir
Sumber :
  • The Defense Post

VoxPop – Sehari setelah mengirim surat berisi pesan penting kepada Panglima Tentara Nasional Libya (LNA), Marsekal Khalifa Haftar, Presiden Mesir, Abdel Fatah el-Sisi, memanggil seluruh perwira tingginya. El-Sisi mengumpulkan para jenderalnya dan memberi instruksi persiapan perang di Libya.

img_title Profil Melissa Vargas, Pevoli Turki Peraih MVP VNL 2026 yang Tampil Sensasional di Final

Dalam berita VoxPop Militer sebelumnya, Arab News melaporkan bahwa Haftar menerima pesan penting dari el-Sisi setelah mengetahui bahwa Pemerintah Kesepakatan Nasional Libya (GNA), telah menjalin kerjasama militer dengan Turki dan Qatar.

Pengiriman pesan el-Sisi kepada Haftar dikonfirmasi langsung oleh Direktur Intelijen Angkatan Darat Mesir, Mayor Jenderal Khaled Megawer, di markas LNA, Rajma, Benghazi.

img_title Turki Masukkan PM Israel Benjamin Netanyahu Daftar Buronan Interpol

Mesir menganggap bahwa pertemuan Menteri Pertahanan Turki, Jenderal Hulusi Akar, dan Menteri Pertahanan Qatar, Khalid bin Mohammed Al-Attiya, dan Perdana Menteri GNA, Fayez al-Sarraj, adalah langkah menyiapkan perang. 

VoxPop Militer: Konvoi kendaraan militer Mesir di Sirte, Libya

img_title 10 Keputusan VAR Paling Kontroversial di Piala Dunia 2026, Nomor 1 Masih Jadi Perdebatan

Oleh sebab itu, el-Sisi pun memanggil seluruh perwira tinggi Angkatan Bersenjata Mesir (EAF), untuk memberi arahan dan instruksi. El-Sisi memerintahkan kepada seluruh perwira militer Mesir untuk meningkatkan kesiapan tempur maksimal, untuk melindungi keamanan nasional mesir.

Sementara itu, pergerakan Mesir ini dianggap Turki sesuai dengan taktiknya. Dalam berita VoxPop Militer yang dikutip Ahval News sebelumnya, militer Turki disebut akan menguji kekuatan militer Mesir, dengan serangan ke dua kota yang disebut el-Sisi sebagai "garis merah" untuk intervensi militer asing, Sirte dan Jufra.

Sirte dan Jufra adalah dua kota yang dikuasai oleh pasukan LNA yang didukung oleh Mesir dan Rusia. Andai Mesir memobilisasi pasukannya ke dua wilayah tersebut, bukan tak mungkin perang melawan pasukan Turki akan meletus.

BACA: Sistem Militer Bobrok, Taiwan Bisa dengan Mudah Dihabisi China

Teluk Persia

Turki Mau Bangun Jalur Baru Kurangi Ketergantungan Terhadap Selat Hormuz, Pakai Kereta Api

Turki targetkan penyelesaian proyek koridor transportasi baru yang menghubungkan Teluk Persia dengan Eropa via Irak dalam waktu 3 tahun sebagai alternatif selat hormuz.

img_title
VoxPop.co.id
31 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut