Jenderal Gatot Bikin Danjen Kopassus Stress

VoxPop Militer: Jenderal TNI Gatot Nurmantyo
Sumber :
  • Youtube

VoxPop – Masih seputar kiprah Jenderal TNI (Purn.) Gatot Nurmantyo saat masih aktif berdinas. Saat menjabat sebagai Kepala Staf Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (KASAD), Gatot pernah ikut pelantikan untuk menjadi anggota pasukan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

img_title Pengakuan Harto Maling Motor Milik Anggota Kopassus di Cakung: Sudah Beraksi 5 Kali

Menurut pengamatan VoxPop Militer dari wawancara Gatot di acara E-Talkshow tvOne, pria kelahiran Tegal, 13 Maret 1960, Gatot memutuskan untuk ikut pendidikan untuk menjadi Kopassus saat usianya sudah menginjak 55 tahun. Keberanian Gatot untuk ambil bagian dalam pendidikan Kopassus yang begitu berat, ternyata tak lepas dari janji kepada mendiang Ibunda.

Gatot mengisahkan, saat ia meminta izin untuk masuk ke Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI, atau yang saat ini bernama Akademi Militer (Akmil), sang bunda menyampaikan pesan yang dianggapnya sebagai perintah.

img_title Detik-detik Motor Anggota Kopassus Dicolong saat Berkunjung ke Rumah Orang Tuanya di Cakung

Pria yang juga pernah menduduki posisi Panglima Tentara Nasional Indonesia (Panglima TNI), menerjemahkan pesan sang ibu adalah instruksi yang harus dilaksanakan. Oleh sebab itu, Gatot memiliki tekad yang sangat kuat untuk bisa menjadi bagian dari Korps Baret Merah TNI Angkatan Darat.

Photo :
  • VoxPop
img_title Viral Isu Pangkopassus Tampar Seseorang di Istana, Kopassus: Hoaks

"Saya ada perintah yang harus saya lakukan. Jadi saat saya minta izin kepada ibu saya untuk masuk AKABRI, pesannya 'Le koe masuk AKABRI tapi nanti harus jadi RPKAD (Resimen Para Komando Angkatan Darat)'. Saya masuk AKABRI berusaha untuk masuk 10 besar. Karena lebih mudah untuk masuk RPKAD waktu itu, jika masuk 10 besar," ujar Gatot.

Sayangnya, keinginan Gatot untuk bisa menjadi anggota Kopassus justru menemukan berbagai kendala. Dikatakannya, hingga ia berpangkat Kapten TNI, janji kepada sang ibu masih belum bisa dilaksanakan. Padahal di saat itu juga Gatot harus kehilangan ibundanya, yang meninggal dunia.

"Saya sudah daftar, tapi kok enggak dipanggil. Sampe (pangkat) Kapten saya mendaftar, kemudian saya terus berusaha. Saya pikir saya punya wasiat dari ibu saya. Karena pada saat saya (berpangkat) Kapten ibu saya meninggal, itu semakin menguatkan saya," katanya

Pada akhirnya, Gatot pun mengambil kesempatan untuk bisa mengikuti pendidikan anggota Kopassus saat ia menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Darat. Meskipun sudah bintang empat dan jadi orang nomor satu di TNI Angkatan Darat, Gatot ingin dilantik menjadi anggota Kopassus sama dengan prajurit lainnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut