Rudal Rusia Jadi Rongsokan, Gudang Senjata Nuklir India Digasak Militer Pakistan

VoxPop Militer: Jet tempur PAC JF-17 Thunder militer Pakistan
Sumber :
  • Stormbirds

VoxPop – Ketegangan antara Pakistan dan India meningkat tajam setelah Pakistan meluncurkan operasi militer skala besar bertajuk Operation Bunyan Marsoos (Operasi Tembok Besi), Sabtu 10 Mei 2025. 

img_title Batal Lawan Timnas Indonesia? India Dikabarkan Siap Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 Demi Hadapi Brasil

Operasi ini dilakukan sebagai respons terhadap serangan rudal India yang sebelumnya menghantam beberapa pangkalan udara militer di wilayah Pakistan.

Dalam operasi tersebut, jet tempur PAC JF-17 Thunder Angkatan Udara Pakistan (PAF) menembakkan rudal hipersonik, dengan sasaran sistem pertahanan strategis India yang bernilai hingga US$1,5 miliar, atau setara dengan Rp24,8 triliun. 

img_title India Beri Waktu 3 Hari Mark Zuckerberg Minta Maaf

Menurut laporan yang dilansir VoxPop Militer dari Pakistan Observer, sistem rudal pertahanan udara yang dihancurkan adalah S-400 Triumf buatan Rusia.

img_title Ledakan di Kantor Polisi Pakistan, 14 Orang Tewas

Seorang sumber militer Pakistan dengan syarat anonim menyebutkan bahwa sedikitnya tujuh lokasi strategis di India menjadi target serangan. 

Target serangan adalah pangkalan udara militer India Pathankot, Udhampur, Gujarat, dan Rajasthan. Selain itu, serangan rudal Pakistan juga menghantam fasilitas penyimpanan Rudal Balistik Antarbenua (ICBM) BrahMos berkemampuan nuklir.

Serangan balasan ini dilakukan setelah militer India meluncurkan rudal udara-ke-darat ke tiga pangkalan udara Pakistan, yaitu Pangkalan Nur Khan di Rawalpindi, Pangkalan Murid di Chakwal, dan Pangkalan Udara Shorkot. 

Meski demikian, juru bicara militer Pakistan menyatakan bahwa seluruh aset militer tetap aman.

"Berkat karunia Allah Subhanahu Wa Ta'ala, seluruh aset PAF (Angkatan Udara Pakistan) aman, ujar Letnan Jenderal Ahmed Sharif Chaudhry, Direktur Jenderal Hubungan Masyarakat Antar-Layanan (ISPR).

Chaudhry juga menegaskan bahwa Pakistan akan memberikan respons yang sepadan atas tindakan provokatif tersebut. Ia memperingatkan bahwa India telah mendorong kawasan ke arah ketidakstabilan melalui tindakan yang disebutnya arogan dan sembrono.

"Sekarang tunggu saja respons kami," katanya. Chaudhry juga menuduh India menembakkan rudal dan pesawat nirawak (drone) ke wilayah Afghanistan, memperluas dampak konflik di kawasan tersebut.
 

Pesawat Batik Air

Heboh Penumpang Batik Air Paksa Buka Pintu Darurat Saat Penerbangan

Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, mengatakan insiden tersebut terjadi pada 5 Agustus 2026. Penumpang yang nekat melakukan aksi berb

img_title
VoxPop.co.id
7 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut