Nasib 5 Jenderal Bintang Empat yang Tak Pernah Jadi Panglima TNI

VoxPop Militer: Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Susilo Bambang Yudhoyono
Sumber :
  • Youtube

Lulus dari Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) pada 1970, Fachrul pernah menjabat sebagai Gubernur Akademi Militer pada 1996 hingga 1997. Setelah itu, Fachrul sempat didapuk menjadi Kepala Staf Umum (Kasum) ABRI periode 1998 sampai 1999. Hingga puncaknya, menjadi Wakil Panglima TNI pada 1999 hingga 2000.

img_title Luhut Nilai BI Rate Naik Jadi 5,5 Persen Langkah Tepat di Tengah Ancaman Perang Timur Tengah

Ternyata, posisi Wakil Panglima TNI adalah yang terakhir bagi pria kelahiran Banda Aceh, 26 Juli 1947 ini. Sebab pada 2000, Fachrul pensiun dengan pangkat terakhir Jenderal TNI.

3. Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Agum Gumelar

img_title Chatib Basri Tiba di Istana Temui Presiden Prabowo, Ada Apa?

Photo :
  • Youtube

Agum dikenal sebagai salah satu Perwira Tinggi TNI Angkatan Darat yang memiliki banyak pengalaman tempur. Agum yang merupakan anggota pasukan elite Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat, pernah ikut serta dalam perlawanan terhadap Pasukan Rakyat Kalimantan Utara (Paraku), atau yang juga dikenal sebagai Pasukan Gerilyawan Rakyat Sarawak (PGRS).

img_title Bersaing dengan Elite Asia, Pelari Indonesia Tunjukkan Mental Juara

Selain itu, Agum juga pernah terjun langsung dalam Operasi Seroja di Timor-Timur sejak 1975. Dengan kemampuannya di medan perang, Agum sempat didapuk menjadi Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus ke-13, periode Juli 1993 hingga Agustus 1994 dengan pangkat Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI.

Setelah itu pada 1996 hingga 1998, Agum dipercaya memegang komando teritorial menjadi Pangdam VII/Wirabuana dengan pangkat bintang dua, atau Mayor Jenderal (Mayjen) TNI. Sebelum pensiun, pangkat Agum naik satu tingkat menjadi Letjen TNI dan menjadi Gubernur Lembaha Ketahanan Nasional (Lemhanas).

Agum diberikan kenaikan pangkat menjadi JenderalTNI Kehormatan (HOR), setelah menduduki sejumlah posisi menteri pada kabinet Presiden Aburrahman Wahid (Gus Dur).  

4. Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Panjaitan

Photo :
  • ANTARA FOTO/M Agung Rajasa

Seperti halnya Agum, Luhut juga dikenal sebagai prajurit tempur TNI Angkatan Darat. Pria kelahiran Toba Samosir, Sumatera Utara, langsung menorehkan tinta emas saat meraih predikat lulusan terbaik AKABRI 1970 dan menyabet penghargaan Adhi Makayasa.

Sebagian besar karier militer Luhut dihabiskan bersama Kopassus. Karier Luhut dimulai saat menjadi Komandan Pleton (Danton) I/Grup 1 Para Komando Komando Pasukan Sandi Yudha (Kopassandha) yang merupakan cikal bakal Kopassus, pada 1971. Bersama Kopassus, posisi terakhir Luhut adalah sebagai Komandan Pusat Pendudukan Pasukan Khusus (Danpusdikpassus) Grup 3 Sandi Yudha pada 1993.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut