Hah, Ada Jenderal Kopassus TNI yang Kebal Ledakan Bom
- Youtube
Anak-anak buah Sarwo Edhie langsung meyakini bahwa sang komandan adalah orang sakti, pemegang ilmu kebal. Seketika, para prajurit meminta Sarwo Edhie untuk mengajarinya ilmu kebal senapan.
"Tidak sangka ya, komandan kita ternyata orang sakti. Dia punya ilmu kebal. Pantas, dalam pertempuran dia selalu ada di depan. Tidak mempan peluru rupanya. Kita diajarkan ilmu kebalnya. Kalau kita kebal, biar rasa tentara-tentara Inggris itu," ucap prajurit lainnya.
Dianggap memiliki ilmu kebal dan diminta untuk mengajari oleh anak buahnya, Sarwo Edhie pun merasa risih. Sebab faktanya, Sarwo Edhie merasa dirinya adalah manusia biasa yang juga bisa tewas diterjang peluru.
Oleh sebab itu, Sarwo Edhie pun menceritakan kronologi insiden tembakan mortir itu. Kemudian, pria yang juga menjabat sebagai Danjen Kopassus ke-5 ini juga menjelaskan mekanisme ledakan peluru mortir saat jatuh dan meledak kepada anak buahnya.
"Saya tidak punya ilmu apa-apa. Sama seperti kalian, saya tidak kebal peluru. Ketika ledakan itu terjadi, saya berada dekat jatuhnya peluru mortir. Kalian tahu, saat meledak pecahan peluru mortir akan menyebar dengan gerakan melengkung ke atas," kata Sarwo Edhie membalas pertanyaan prajuritnya.
"Jadi, saya yang berada di dekatnya tidak kena. Malah yang berada jauh yang bisa kena," katanya.
