Nyali Letjen TNI Prabowo Robohkan Pohon Hantu di Hutan Gunung Simbolon
- Youtube
Sebelum pergi ke hutan untuk menebang pohon, Suryo Prabowo juga menyaksikan dengan mata kepala sendiri ke-19 anak buahnya yang diberi tugas menebang pohon akhirnya tumbang. Seluruh anak buahnya itu mendadak mengalami demam setelah pulang dari hutan.
Suryo Prabowo bergegas masuk ke dalam hutan untuk melihat langsung kondisi pohon besar yang katanya sulit ditebang itu. Berbekal kapak, Suryo Prabowo pun gagal merobohkan pohon itu. Merasa ada yang aneh, mantan Panglima Kodam (Pangdam) I/Bukit Barisan itu meminta salah satu anak buahnya untuk mencari orang pintar.
Setelah dihadirkan, orang pintar itu memberi tahu kepada Suryo Prabowo bahwa pohon itu ada penunggunya. Orang pintar itu juga menceritakan bahwa sang penunggu pohon meminta pesembahan berupa kepala dua ekor kerbau.
Suryo Prabowo pun dengan tegas menolak permintaan orang pintar itu. Bukan tanpa alasan, sebab harga dua ekor kerbau saat itu sebesar Rp1,2 juta. Jumlah itu sama dengan 15 kali gaji Suryo Prabowo yang masih menjadi Pama TNI Angkatan Darat. Jelas, uangnya tak cukup untuk membeli dua ekor kerbau.
Selain itu, Suryo Prabowo juga tidak melaporkan kejadian ini kepada Komandan Batalyon (Danyon). Suryo khawatir, komandannya justru akan menertawakannya setelah mendengar laporan.
Suryo Prabowo pun memutar otak mencari cara agar pohon besar itu bisa dirobohkan. Teringat teori sang ayah tentang hantu, Suryo Prabowo pun mendapat ide. Sang ayah pernah mengatakan kepadanya bahwa mahkluk halus seperti hantu takut dengan suara ledakan.
Yang ada dalam logika Suryo Prabowo sebagai seorang prajurit tempur atas apa yang diucap sang ayah, pernah dibuktikan. Sebab saat ia bertempur di belantara hutan Timor-Timur, Suryo Prabowo sama sekali tidak menemukan hal mistis terjadi.
Langsung saja, Suryo Prabowo berniat menghancurksan pohon itu dengan menggunakan dinamit. Dalam perhitungannya, perlu 1,5 kilogram bahan peledak untuk menumbangkan pohon itu.
Tak mau gagal, Suryo Prabowo pun menggali tanah hingga mencapai akar pohon dan meletakkan satu peti dinamit dengan berat mencapai 25 kilogram. Saat akan meledakkan pohon kejadian aneh terjadi. Pemicu bahan peledaknya tidak berfungsi dan membuat dinamit tidak meledak.
