Presiden RI Geram Mayor Kopassus TNI Berani Bantah Tawarannya
- Youtube
Sempat terdiam dan bingung bagaimana menjawab tawaran Soekarno, Benny pun angkat suara. Sebagai prajurit tempur dari pasukan elite Benny punya keinginan untuk tetap berada di kesatuannya. Benny menganggap Resimen Tjakrabirawa tidak memiliki tugas bertempur dan hanya siap siaga menjaga keselamatan presiden.
- Youtube
"Bapak Presiden, saya ingin menjadi tentara yang betulan," ucap Benny menjawab tawaran Soekarno.
Jawaban Benny ternyata membuat Soekarno tak senang. Dengan nada tinggi, Soekarno kembali melempar pertanyaan kepada Benny.
"Lho, apa Kau pikir Tjakrabirawa bukan tentara?" kata Soekarno geram.
Mendengar suara keras Soekarno, Benny pun kembali berpikir. Tentu, Benny tak mungkin menjelaskan alasan mengapa ia tak mau bergabung dengan Resimen Tjakrabirawa. Benny kembali mendapatkan hal yang akan kembali ia utarakan kepada Soekarno.
"Tidak begitu Pak, saya ingin jadi komandan brigade dulu," ujar Benny dengan diplomatis.
Setelah mendapat jawaban Benny kali ini, Soekarno pun melunak. Meski sedikit sinis, pria yang akrab disapa Bung Karno itu akhirnya menyadari keinginan Benny. Soekarno tahu bahwa sang prajurit adalah orang yang mendapatkan tanda jasa Bintang Sakti pasca kesuksesannya di Operasi Pembebasan Irian Barat.
"Oh, Kamu pahlawan ya, pemegang Bintang Sakti," kata Bung Karno lagi.
Momen pertemuan dengan Bung Karno tentu tidak akan dilupakan Benny. Sebagai seorang prajurit yang besar di medan tempur, Benny berani menolak tawaran yang disodorkan kepadanya bahkan oleh seorang Presiden, yang notabene adalah Panglima Tertinggi TNI.
