Kisah Jenderal Intel TNI Minum Air Bekas Tambal Ban Saking Hausnya
- marinir.mil.id
Sebagai calon prajurit khusus yang menguasai kemampuan tempur dan intelijen, seorang anggota Yontaifib tentu tak cuma harus punya fisik dan mental yang prima. Namun, memiliki intelijen quotieny (IQ) yang tinggi.
Buyung bercerita, suatu ketika saat masih menempuh pendidikan ia pernah merasakan haus yang luar biasa. Di tengah rasa haus yang melanda, Buyung bahkan rela meminum air bekas tambal ban mobil dan motor.
"Saya pernah minum air untuk tambal ban di pinggir jalan Alas Purwo (Banyuwangi). Meski air itu siang harinya digunakan untuk mengetes ban mobil dan motor yang pecah, rasanya nikmat sekali karena begitu haus," kata Buyung.
Kerja keras dan perjuangan Buyung akhirnya akhirnya terbayar, saat ia dilantik menjadi anggota Batalyon Intai Amfibi. Dari sebagian kisah di atas, bisa dibayangkan bagaimana kerasnya pendidikan untuk masuk satuan elite ini. Dari ratusan prajurit yang mengikuti seleksi hanya ada puluhan yang lolos. Dari puluhan, mungkin kurang dari 10 orang yang lulus.
