Gila, di Bawah Ancaman Kejam Kapten Poltak Jago Tembak Kostrad TNI Beraksi Ubah Kampung Pentolan OPM
- Yonif PR 305/Tengkorak
Terlihat raut wajah Kapten Poltak Siahaan si Panglima Mamba cukup berseri sekembalinya dari Kampung Mamba. Namun, tetap saja belum sempurna, karena acara belum dimulai, meskipun tenda hijau khas TNI-AD telah terpasang di Mamba.
"Besok harus meriah Komandan. Malu saya kalau enggak sesuai harapan. Biarpun malam ini sampai kita mulai siaga, tapi tetap semuanya harus berjalan," ucap Panglima Mamba kepada Raja Aibon Kogila.
Yang perlu dicatat, walau acara peresmian diadakan di tengah ancaman bahaya gangguan keamanan. Tapi Raja Aibon Kogila memastikan, pasukan TNI dalam posisi siaga penuh dan tak lengah.
Sebab, sebagian besar Pasukan Tengkorak di bawah pimpinan Kapten Inf Anwar si Bos Holomama memimpin pasukan lain untuk bersiaga menjaga keamanan di Intan Jaya.
VoxPop Militer: Pasukan Yonif Para Raider 305/Tengkorak di Mamba Bawah.
- Yonif PR 305/Tengkorak
"Sudah dua hari Bos Holomama, Lettu Bima, Sertu Sudi, Serda Dedi dan Serda Rully bersama timnya berpatroli, mengelilingi kampung Mamba. Setiap saat bergerak, berpindah-pindah, siang dan malam tanpa lelah. Hujan dan dinginnya Intan Jaya tak menyurutkan semangat para Ksatria Tengkorak dari team Angker, Siliwangi, Kencana dan Cahaya. Keempat tim khusus pasukan Tengkorak ini, harus siap bergerak setiap saat atas perintah Raja Aibon Kogila," tulis Letkol Inf Ardi.
Sekadar diketahui, Pasukan Tengkorak Kostrad TNI baru berhasil masuk ke Kampung Mamba Bawah pada awal November 2022. Saat pertama kali datang, kampung ini masih diliputi suasana mencekam. Bahkan warga berlarian dan bersembunyi saat prajurit TNI tiba.
Kampung ini memang termasuk yang paling mengerikan alias horor di Papua, karena Kelompok bersenjata sering berulah di kampung ini. Menembaki warga dengan kejam, menyerang dan membakar fasilitas kampung. Bahkan menembaki prajurit TNI.
