Bertaruh Nyawa Gagalkan Pertumpahan Darah, Batalyon Raider Khusus 744 TNI Diganjar 2 Penghargaan
- Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti
Sebenarnya ketika itu prajurit Yonif RK 744 SYB bukan sengaja dikerahkan untuk meredam keributan. Tapi, prajurit TNI turun tangan meredam konflik secara spontan karena melihat situasi di lokasi konflik sangat mengkhawatirkan dan berbahaya.
VoxPop Militer: Satgas Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti
- Yonif Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti
"Melihat hal tersebut prajurit satgas yang berada di sekitar lokasi kejadian berinisiatif untuk melakukan mediasi kepada pihak yang berkonflik, dan akhirnya mencapai titik temu yang dapat meredam risiko pertumpahan darah," ujar Dansatgas Yonif RK 744/SYB.
Untuk diketahui, Yonif RK 744/SYB ini bukan batalyon kaleng-kaleng lho. Dulu pada tahun 1979, batalyon ini mencatatkan sejarah sebagai salah satu batalyon yang turut dalam operasi militer penyergapan yang menewaskan Presiden Fretilin, Nicolau dos Reis Lobato.
Sejumlah tokoh militer ternama Nusantara pernah menjadi komandan di batalyon ini seperti Letnan Jenderal TNI (Purn) Yunus Yosfiah lalu mantan Presiden RI, Jenderal TNI (HOR) Susilo Bambang Yudhoyono.
Baca: Aksi Mengerikan Prajurit TNI Terjun ke Sungai Selamatkan Nyawa Pelajar Hanyut Terseret Banjir
