Jerit Tangis Pecah di DKT Markas Pasukan Tengkorak Kostrad TNI, Puluhan Anak Disunat Massal
- Yonif Para Raider 305 Tengkorak
Beruntung sekali, para srikandi Persit KCK Yonif PR 305 dan bintara Koramil Klari turut ambil bagian dalam penanganan anak yang disunat.
VoxPop Militer: Puluhan anak disunat massal di DKT Markas Pasukan Tengkorak.
- Yonif Para Raider 305 Tengkorak
Sebelum proses medis khitan dilangsungkan, Wakil Komandan Yonif PR 305/Tengkorak, Mayor Inf Anjas Suryana Putra menyampaikan tujuan utama dari kegiatan bhakti sosial ini.
"Tujuan kegiatan ini, agar kita tentara ini lebih dicintai rakyat. Semoga acara ini dapat bermanfaat untuk anak-anak di sekitar Karawang, yang harapannya dapat menjadi generasi penerus Bangsa kita. Dan, kami mohon doanya agar Batalyon ini bisa selalu menjadi kebanggaan dan kehormatan di Karawang maupun Indonesia," ucap Mayor Inf Anjas Suryana Putra.
Sebenarnya direncanakan Letda Ckm dr. M. Suharso Pane bakal menyunat seratusan anak. Tapi karena kegiatan dilaksanakan di hari kerja, sebagian besar anak tak bisa hadir dengan berbagai alasan, salah satunya masih sekolah. Namun, hingga siang, Letda Ckm dr. M. Suharso Pane melaporkan bahwa sebanyak 47 anak berhasil dikhitan tanpa ada kendala yang berarti.
VoxPop Militer: Puluhan anak disunat massal di DKT Markas Pasukan Tengkorak.
- Yonif Para Raider 305 Tengkorak
Para orangtua mengaku sangat senang dengan sunatan massal yang digelar Pasukan Tengkorak itu. Sebab mereka merasa terbantu karena bisa mengkhitan putra-putra mereka tanpa mengeluarkan biaya apapun. Malahan putra mereka mendapatkan bingkisan.
"Alhamdulillah, saya banyak terima kasih sekali, karena anak saya ikut diundang dalam sunatan masal dari Batalyon 305. Semoga Batalyon 305 semakin jaya, semakin mantap, semakin kuat, dan sekali lagi, banyak terima kasih sekali," lanjut Bapak Saripudin dari Desa Sukajaya.
Untuk diketahui, 7 September 2023 nanti, Yonif Para Raider 305/Tengkorak genap berusia 74 tahun. Batalyon berjuluk Penyelamat Panji Siliwangi ini mulai terbentuk sejak tahun 1949 atau empat tahun setelah Republik Indonesia memproklamirkan kemerdekaannya.
