Akhir Karier Militer Kang Yudi, Jenderal Nyali Besar Sang Komandan Pasukan Rahasia Kopasgat TNI
- Kopasgat
Jadi dalam buku yang ditulis Beny Adrian, diceritakan ketika itu Kang Yudi masih berpangkat Kapten. Nah dia dipercaya memimpin Kompi C gabungan pasukan elite tiga matra bentukan Mabes TNI yang anggotanya terdiri dari prajurit Gultor 81 Kopassus, Denjaka Marinir dan Satbravo 90 Kopasgat.
Ketika itu komandan regu dari Kopassus mengalami nasib kurang baik, saat bergerak di Saparua, prajurit Korps Baret Merah itu tertembak. Lukanya para karena peluru mengenai kepala. Dan saat itu Kang Yudi memastikan penembaknya adalah sniper alias penembak jitu.
VoxPop Militer: Marsekal Muda TNI Yudi Bustami
- Kopasgat
Melihat kondisi korban, Kang Yudi memerintahkan untuk segera dilakukan evakuasi. Tapi proses evakuasi tak muda, sebab prajurit TNI jadi sasaran target penembak misterius.
Tapi Kang Yudi masih yakin bisa menyelamatkan nyawa korban. Akhirnya empat prajurit menandu tubuh prajurit tertembak. Di sinilah Kang Yudi tampil.
Dengan keberaniannya, ia nekat menjadikannya tameng hidup bagi prajurit yang sedang melaksanakan evakuasi. Jadi Kang Yudi sengaja berdiri pasang badan di belakang penandu agar penembak misterius tak bisa mengganggu proses evakuasi.
VoxPop Militer: Marsekal Muda TNI Yudi Bustami
- Kopasgat
Tapi takdir berkata lain, walau sudah mempertaruhkan jiwa raganya untuk evakuasi. Prajurit Kopassus yang terluka gugur sebelum sampai ke kapal TNI AL di Perairan Saparua.
Nah sekarang semua kisah Kang Yudi akan menjadi sejarah yang tak akan terlupakan meskipun Kang Yudi tak lama lagi akan meninggalkan TNI.
