Viral Ojol Bikin Tulang Hidung Penumpang Retak, Korban Tuntut Rp80 Juta

Viral ojol bikin celaka penumpang
Sumber :
  • Instagram/michaelangelomanurung

Jakarta, VoxPop – Sebuah insiden yang melibatkan pengemudi ojek online (ojol) dan penumpangnya baru-baru ini viral di media sosial.

img_title Permintaan Maaf Hilda Clarissa, Nakes yang Viral Usai Komentar soal Pasien BPJS Yurizal

Dikutip VoxPop dari akun Instagram resmi penumpang ojol @michaelangelomanurung, peristiwa tersebut bermula ketika sang pengemudi ojol mencoba menerobos pintu parkir tanpa membayar tiket.

Dalam rekaman CCTV yang diunggah, terlihat sebuah motor di depan sedang membayar parkir dan palang dibuka oleh petugas.

img_title Sosok Yurizal Tri Chaerawan, Pasien BPJS Viral di Threads: Gemar Touring hingga Berprofesi sebagai MC Wedding

Namun, saat palang mulai menutup kembali, pengemudi ojol tersebut justru melaju kencang dan menabraknya.

Diduga karena ingin menghindari biaya parkir, tindakan gegabah tersebut justru berujung fatal.

img_title Usai Viral Se-Indonesia, Begini Nasib Pemeran Video 'Yank Uwes Yank' Sekarang

Pengemudi ojol yang kaget karena palang mau tertutup langsung menundukkan kepala, namun penumpang yang tidak mengetahui kondisi di depan langsung terkena hantaman keras palang parkir.

Akibat kejadian itu, penumpang mengalami keretakan pada tulang hidung dan harus menjalani sejumlah tindakan medis.

Dalam unggahannya, korban menyampaikan rasa kecewa terhadap respons perusahaan.

Ia mengaku telah menghubungi call center ojek online tersebut untuk menuntut biaya pengobatan sebesar Rp80 juta. Namun, tanggapan yang diterimanya dinilai kurang memuaskan.

"Call center satu: ‘Bapak bisa kirim bukti rekaman dan bukti rekam medis ke email blablabla’ – yang ternyata email no reply.
Call center kedua: ‘Iya Pak, ini kan musibah,’" tulisnya.

Korban kemudian menyoroti sikap perusahaan yang dianggap lepas tangan atas insiden tersebut, meskipun jelas terjadi akibat kelalaian pengemudi.

"Mungkin ini kasus yang jarang terjadi, ketika kecelakaan hanya menimpa penumpangnya sendiri, ditambah kecelakaan ini akibat kelalaian pengemudi. Tapi, cara @gojekindonesia merespon kecelakaan ini betul-betul merugikan dalam banyak hal. Bayangkan, tulang nasal retak hingga jalur napas tertutup," lanjutnya.

"Pada akhirnya, saya yang hampir tidak pernah menggunakan aplikasi ojek online lain, kini takut untuk menggunakannya lagi. Keren, @gojekindonesia."

Setelah unggahannya viral, pihak perusahaan ojek online akhirnya mengeluarkan permintaan maaf secara tertulis.

Namun, mereka tetap menolak membayar penuh biaya pengobatan sebesar Rp80 juta dengan alasan batas maksimal asuransi penumpang hanya Rp25 juta.

Respons ini menuai reaksi beragam dari netizen, yang turut mengkritik baik pengemudi maupun pihak perusahaan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut