Masih Banyak Orang Salah Kaprah soal Asuransi

Ilustrasi kecelakaan mobil
Sumber :
  • Pixabay

Tangerang, VoxPop – Masih banyak masyarakat Indonesia yang belum menyadari pentingnya memiliki asuransi sebagai bagian dari perencanaan keuangan. Padahal, asuransi merupakan instrumen perlindungan dari risiko finansial yang bisa datang tanpa diduga.

img_title Di Hari Anak Nasional, Prudential Syariah Tegaskan Pentingnya Proteksi Bagi Anak dan Keluarga

Tingkat literasi keuangan terkait asuransi di Indonesia masih tergolong rendah. Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2025 mencatat tingkat literasi baru mencapai 45,45%, sementara inklusi atau kepemilikan produk asuransi hanya 28,50%.

Rendahnya tingkat pemahaman ini menyebabkan banyak orang salah kaprah tentang fungsi dan manfaat asuransi. Tak jarang, mereka baru menyadari pentingnya asuransi setelah mengalami musibah atau kerugian finansial yang besar.

img_title Asuransi Savara BRI Life Tawarkan Proteksi Komprehensif dan Kepastian Dana Rencana Masa Depan

Salah satu penyebab masyarakat enggan memiliki asuransi adalah anggapan bahwa membayar premi setiap bulan adalah pengeluaran sia-sia. Padahal, premi adalah bentuk investasi jangka panjang untuk ketenangan hidup.

Booth Garda Oto di GIIAS 2025

Photo :
  • VoxPop/Yunisa Herawati
img_title MSIG Life Gandeg Bank Sinarmas Tawarkan Proteksi Keuangan Tetap Stabil saat Hadapi Penyakit Kritis

“Asuransi bisa diibaratkan seperti ‘expect the unexpected’, di mana kita harus selalu siap menghadapi hal-hal tak terduga dalam hidup,” ungkap Laurentius Iwan Pranoto, Head of PR, Marcomm, & Event Asuransi Astra, dikutip VoxPop Otomotif di ICE BSD, Tangerang, Kamis 31 Juli 2025.

Ia menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap risiko-risiko yang bisa diminimalkan dengan berasuransi. Jenis asuransi pun beragam dan bisa disesuaikan dengan kebutuhan individu, seperti asuransi jiwa, kesehatan, kendaraan, hingga properti. Namun karena minimnya edukasi, banyak masyarakat kesulitan memilih produk yang tepat.

Banyak masyarakat yang baru menyadari pentingnya asuransi saat kondisi sudah mendesak. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran akan manajemen risiko masih menjadi tantangan besar di Indonesia.

Asuransi bukan hanya untuk orang kaya atau mereka yang punya aset besar. Justru bagi masyarakat umum, asuransi menjadi tameng pertama yang dapat meringankan beban saat bencana menimpa.

Ilustrasi lampu mobil.

Pecah Sedikit Tetap Ganti Satu Set, Ini Penyebab Lampu Mobil Modern Mahal

Kerusakan ringan pada lampu mobil dulu umumnya hanya membutuhkan penggantian bohlam atau penutup lampu. Namun pada mobil modern ceritanya jauh berbeda.

img_title
VoxPop.co.id
25 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut