Agostini Beberkan Alasan Tak Pernah Beri Wejangan ke Pecco Bagnaia

Legenda MotoGP asal Italia, Giacomo Agostini.
Sumber :
  • Express

VoxPop – MotoGP 2025 bukan hanya tentang persaingan sengit di lintasan, tetapi juga tentang dinamika mental yang dialami para pebalap. Salah satunya adalah Francesco “Pecco” Bagnaia, juara dunia dua kali asal Italia yang kini sedang menghadapi masa-masa sulit.

img_title Diisukan Bakal Dijual VW, Ducati Mengaku Tidak Peduli

Menariknya, Giacomo Agostini legenda hidup dengan 15 gelar juara dunia mengaku memilih untuk tidak memberikan “pep talk” atau nasihat motivasi langsung kepada Bagnaia.

Pecco Bagnaia

Photo :
  • VoxPop.co.id/M Ali Wafa
img_title VW Diterpa Badai, Ducati Bakal Dijual?

Keputusan itu bukan karena ia tak peduli, melainkan karena ia merasa bahwa Bagnaia butuh ketenangan dan ruang untuk menemukan kembali ritmenya.

Agostini: "Lebih Baik Dia Tenang Tanpa Tekanan"

img_title Jarang Tersorot, Chris John Kini Terlihat Mengurus Keberangkatan Umrah: Resmi Masuk Islam?

Dalam wawancara bersama Crash.net, Agostini menegaskan bahwa ia tidak ingin menambah beban mental bagi Bagnaia yang sudah cukup berat. Ia telah menjelaskan mengapa belum berbicara dengan Bagnaia.

“Tidak, karena itu lebih baik daripada dia [tenang] tanpa tekanan,” tegas Agostini.

Baginya, setiap pebalap pasti akan mengalami pasang surut dalam kariernya. Memberikan dorongan berlebihan justru dikhawatirkan membuat Bagnaia semakin merasa terbebani.

Musim Sulit bagi Bagnaia

Musim 2025 menjadi salah satu musim terberat untuk Bagnaia. Sejak awal kompetisi, ia kesulitan menemukan performa terbaik dengan motor GP25 miliknya. Masalah teknis, terutama pada bagian depan motor yang membuatnya kehilangan “feeling” saat menikung, sering disebut sebagai penyebab utama.

Di sisi lain, Marc Márquez tampil mendominasi. Pebalap Spanyol itu berhasil menguasai hampir semua seri awal musim, membuat persaingan kejuaraan terasa timpang. Kondisi ini membuat Bagnaia semakin tertekan, terlebih karena ia adalah satu-satunya pebalap Italia yang diharapkan bisa menyaingi Márquez.

Agostini memahami situasi ini. Ia menilai bahwa kesialan dan masalah teknis yang dialami Bagnaia bukan sepenuhnya salah sang juara bertahan.

“Ini musim yang sulit baginya. Dia tidak beruntung, karena sering terjadi masalah yang bukan kesalahannya,” tambah Agostini.

Harapan untuk Duel Besar di Lintasan

Meski memilih tidak memberi nasihat langsung, Agostini tetap memiliki harapan besar. Ia ingin melihat Bagnaia kembali bangkit dan memberikan perlawanan sengit kepada Marquez.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut