5 Fitur Mobil Favorit Era 1990-an yang Bikin Kangen

Dashboard mobil Acura ILX 2013 yang sudah terintegrasi dengan Siri Eyes
Sumber :
  • Honda Indonesia

VoxPop – Dekade 1990-an dianggap masa keemasan bagi banyak penggemar otomotif. Selain mobil-mobil legendaris seperti McLaren F1, Toyota Supra Mk4, Mazda RX-7 FD, Honda NSX, dan Nissan Skyline GT-R R34, era ini juga dikenal karena fitur-mobil yang unik dan mulai jarang ditemui di mobil moderen.

img_title Tak Sekadar SUV, Ini Kisah Legenda Toyota Land Cruiser Selama 75 Tahun

Dirangkum VoxPop dari SlashGear Kamis, 2 Oktober 2025, berikut lima fitur paling ikonik dari mobil 1990-an yang sekarang sangat dirindukan.

Lampu kuning pada mobil tua

Photo :
  • Petrolicious
img_title Lepas Ungkap Alasan Spesifikasi Mobil L8 Berbeda dengan Versi Global

1. Lampu Pop-Up (Pop-Up Headlights)

Lampu pop-up bukan ide baru di tahun 90-an, tapi dekade itu adalah puncaknya dalam hal desain lampu pop-up. Mobil-mobil kelas atas dan juga mobil harian menengah-bawah memakai jenis lampu ini.

img_title Mobil Makin Canggih, Mekanik Bengkel Masih Dibutuhkan?

Contohnya Mazda RX-7 FD, MX-5 Miata (NA), Toyota MR2 SW20, dan bahkan hatchback kelas kecil seperti Mazda 323F. Supercar seperti Acura/Honda NSX, Corvette C4 dan C5, Diablo dari Lamborghini, serta Ferrari F40 juga memakai lampu pop-up.

Alasannya bukan hanya estetika. Lampu ini pernah dianggap sebagai simbol desain yang keren mobil yang “berkedip” lampu depan saat dibuka. Namun, regulasi keselamatan dan perlindungan pejalan kaki (pedestrian safety) di berbagai wilayah, terutama Eropa dan AS, membuat lampu pop-up sulit disetujui lagi.

Selain itu, lampu pop-up juga menambah hambatan aerodinamis dan cenderung menambah konsumsi bahan bakar serta emisi. Kini hampir tidak ada mobil baru yang menggunakan lampu jenis ini.

2. Transmisi Manual (Stick-Shift) Standar

Pada 1990-an, transmisi manual bukanlah fitur eksklusif mobil sport atau premium banyak mobil harian murah menggunakan transmisi manual. Bahkan pada mobil entry-level di AS pada tahun 1995, mobil seperti Civic hatchback atau Corolla varian terendah memakai transmisi manual, sedangkan varian otomatis lebih mahal.

Transmisi manual disukai karena kontrol lebih besar terhadap laju dan rev mesin, serta nuansa berkendara yang lebih “gangguan langsung” daripada mobil modern yang sudah banyak mengandalkan transmisi otomatis atau transmisi dual-clutch.

Namun di zaman sekarang, transmisi manual makin jarang, terutama pada mobil baru. Banyak produsen menghapus opsi manual karena permintaan pasar menurun dan teknologi otomatis semakin efisien bahkan lebih cepat dalam akselerasi.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut