Perubahan Preferensi Konsumen dan Dominasi Mitsubishi Pajero Sport di Pasar SUV
- VoxPop.co.id/Yunisa Herawati
Tangerang Selatan, VoxPop— Fenomena pergantian kendaraan dari berbagai merek menuju Mitsubishi Pajero Sport semakin sering terlihat belakangan ini. Bukan sekadar tren di jalan raya, tetapi juga ramai diperbincangkan di komunitas otomotif.
Pertanyaannya sederhana, apa sebenarnya yang membuat banyak orang akhirnya “pindah haluan” ke SUV yang satu ini
Jika ditelusuri dari sisi pengguna, Pajero Sport menawarkan kombinasi karakter yang tidak banyak ditemukan di kompetitor: performa tinggi, rasa berkendara yang percaya diri, sekaligus kenyamanan untuk keluarga. Bukan tanpa alasan, banyak pemilik yang menyebut Pajero Sport sebagai mobil yang mampu “menjawab dua dunia”, ganas di medan berat, halus di perkotaan.
Karakter itu semakin terasa pada modifikasi bertema adventure yang dipamerkan Mitsubishi di GJAW 2025. Ubahan tetap mempertahankan esensi ketangguhan bawaan, mulai dari velg off-road, ban All Terrain, roof rack untuk ekspedisi, hingga lampu auxiliary yang siap menghadapi jalur minim cahaya.
Bukan sekadar gaya, semua dipasang sebagai penunjang perjalanan jauh dan aktivitas luar ruang yang kini semakin populer di kalangan pemilik SUV.
Kesan tangguh tersebut berpadu dengan interior yang justru menghadirkan rasa premium. Sistem audio yang lebih baik, layar hiburan baris kedua, serta material kabin bernuansa gelap membuat perjalanan jauh tetap nyaman, bahkan untuk keluarga dengan anak kecil.
Sejumlah pengunjung yang menilai langsung interior Pajero Sport di pameran menyebut perpaduan “halus di dalam, ganas di luar” sebagai alasan paling menarik untuk upgrade dari mobil lama mereka.
Brand Ambassador Mitsubishi, Rifat Sungkar, memberi perspektif menarik soal alasan konsumen memilih Pajero Sport. Menurutnya, bukan hanya soal performa atau tampang.
“Pajero Sport itu punya DNA keluarga sekaligus outdoor. Dari lahir sudah dua-duanya. Makanya orang yang suka jalan jauh atau touring merasa cocok tanpa harus ubah mobil jadi ekstrem,” ujar Rifat belum lama ini di ICE BSD, Tangerang Selatan belum lama ini.
Ia menegaskan bahwa banyak orang ingin tampil berpetualang, tapi tetap membutuhkan kenyamanan untuk penggunaan harian.
“Enggak semua orang mau punya dua mobil berbeda untuk dua fungsi berbeda,” katanya.
