Indonesia Siap Produksi Mobil Listrik Tenaga Surya
- Solarky
“Formula keuangan semacam ini akan sangat mengurangi target yang siap pakai dan akan langsung mengurangi modal. Ke depannya, seperti yang saya sebutkan sebelumnya, kualitas harus menjadi protagonis. Kedua, keamanan uang dan mata uang,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya ekosistem yang terhubung dengan baik.
“Dan yang ketiga adalah ekosistem industri, mulai dari perangkat lunak, komponen, distribusi, hingga produksi dan penjualan, harus dibangun secara tertib, sehingga dapat berkelanjutan,” jelasnya lagi.
Moeldoko juga menekankan pentingnya kerja sama dan komitmen jangka panjang dalam pengembangan industri kendaraan listrik.
“Saya berharap Anda semua, sebagai warga negara Republik Indonesia, memiliki semangat kerja sama, tidak berhenti sampai hari itu tiba. Terus disiplin, melaksanakan, konsisten, dan berkomitmen untuk melindungi lingkungan demi masa depan Republik Indonesia dan masyarakat,” tandasnya.
Dari sisi keamanan kendaraan, Solarky Mobility Technologies mengadopsi struktur rangka aluminium yang dinilai lebih kuat sekaligus ringan. Chairman Solarky menjelaskan, “Struktur ini jauh lebih kuat dibanding struktur baja. Banyak kendaraan performa tinggi menggunakan struktur aluminium seperti ini,” katanya menjelaskan.
Kendaraan versi awal memang belum dilengkapi sistem ADAS karena batas kecepatan yang dibatasi hingga 80 km/jam, namun fitur tersebut tetap tersedia sebagai opsi tambahan.
Presiden Direktur PT Fortuna Ventura Investindo, Larry, menegaskan komitmen untuk menghadirkan kendaraan listrik yang dapat diakses lebih banyak masyarakat.
“Kami berusaha membuat harga mobil ini sangat terjangkau sehingga bisa dinikmati semua orang. Yang penting, harganya bisa diakses masyarakat umum,” jelasnya.
