Mobil BYD Buatan Indonesia Segera Jadi Kenyataan

Pabrik mobil listrik BYD
Sumber :
  • ET Auto

Zengzhou, VoxPop – Pembangunan pabrik BYD di Subang, Jawa Barat, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Pabrikan asal China tersebut memastikan seluruh proses persiapan menuju produksi berjalan sesuai rencana, dengan target kendaraan pertama keluar dari lini produksi pada kuartal I 2026.

img_title BYD Klaim Biaya Servis Mobil Hybrid-nya 30 Persen Lebih Murah

Hal ini disampaikan Liu Xueliang, General Manager of BYD Asia-Pacific Auto Sales Division, yang menyebut bahwa BYD telah menyelesaikan seluruh komitmen administratif dan perizinan untuk operasional pabrik di Indonesia.

“Kami sudah memenuhi seluruh komitmen kami dan mendapatkan semua izin serta sertifikat yang dibutuhkan. Semua persetujuan yang diperlukan untuk pabrik BYD di Subang sudah dikantongi,” ujarnya, dikutip VoxPop Otomotif Sabtu 17 Januari 2026.

img_title Produksi Lokal Mobil Elektrifikasi Kian Diperkuat, Menperin Beri Apresiasi

Menurutnya, saat ini BYD tengah berada pada tahap akhir persiapan, termasuk proses testing dan commissioning fasilitas produksi. Seluruh tahapan tersebut disebut berjalan semakin cepat seiring masuknya fase final sebelum produksi massal dimulai.

“Kami sudah menyusun jadwal dan saat ini semua proses sedang dipercepat. Testing dan commissioning terus berjalan sebagai bagian dari persiapan akhir,” katanya.

img_title Tak Banyak yang Sadar, BYD M6 EV Kini Diproduksi di Indonesia

Liu menegaskan bahwa BYD tetap optimistis target produksi dapat dimulai sesuai rencana. Jika tidak ada kendala berarti, kendaraan pertama BYD akan segera melakukan roll-off dari lini produksi di Subang pada awal 2026.

“Kami sangat optimistis bisa melihat mobil pertama BYD keluar dari lini produksi pada kuartal pertama 2026,” tuturnya.

Menariknya, pabrik BYD di Subang tidak akan langsung memproduksi satu model saja. Liu memastikan bahwa fasilitas tersebut dirancang untuk merakit lebih dari satu model, meski detail model apa saja yang akan diproduksi masih dalam tahap evaluasi internal.

“Bukan hanya satu model. Kami mempertimbangkan untuk memproduksi lebih dari satu model di pabrik ini,” jelasnya.

Pembangunan pabrik ini juga menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar dan basis produksi strategis BYD di luar China. Selama dua tahun terakhir, BYD mengamati perkembangan pasar Indonesia sebelum akhirnya memutuskan menjadikan Indonesia sebagai prioritas investasi manufaktur.

Liu menekankan bahwa BYD tidak ingin sekadar menyampaikan janji besar terkait investasi. Menurutnya, komitmen BYD terhadap Indonesia akan dibuktikan lewat aksi nyata, termasuk melalui percepatan kesiapan pabrik Subang.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut