Fitur Mobil Tesla Ini Baru Saja Dihapus!

Mobil listrik Tesla.
Sumber :
  • Paultan

Jakarta, VoxPop – Tesla kembali membuat kebijakan yang menyita perhatian publik. Produsen mobil listrik asal Amerika Serikat ini secara resmi menghapus fitur Autosteer dari paket standar pada Tesla Model 3 dan Model Y untuk pembeli baru.

img_title Minecraft Java Realms Hadirkan Monstrous Summer, 9 Map Baru Siap Ramaikan Petualangan Musim Panas

Keputusan ini mengubah pengalaman berkendara yang selama ini menjadi salah satu daya tarik utama mobil Tesla.

VoxPop Otomotif: Mobil listrik Tesla

Photo :
  • Cleanmycar
img_title Bukan Hybrid Konvensional, Ini Cara Kerja Teknologi REEV di iCAR V27

Dengan perubahan tersebut, pembeli tidak lagi mendapatkan bantuan kemudi otomatis secara gratis. Jika ingin menikmati fitur tersebut, pengguna harus berlangganan layanan Full Self-Driving (FSD) Supervised yang kini menjadi satu-satunya cara untuk mengakses Autosteer.

Apa Itu Autosteer dan Kenapa Penting?

img_title Cara Bermain Minecraft Bedrock Edition di Mobile, PC, dan Konsol, Panduan Memaksimalkan Pengalaman Cross-Platform

Autosteer adalah fitur bantuan mengemudi yang memungkinkan mobil menjaga posisi tetap di tengah jalur secara otomatis, terutama saat berkendara di jalan tol. Fitur ini sebelumnya menjadi bagian dari paket Autopilot dasar, bersama dengan Traffic-Aware Cruise Control yang berfungsi menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

Bagi banyak pengguna Tesla, Autosteer sangat membantu untuk perjalanan jauh karena mengurangi kelelahan pengemudi. Meski demikian, Tesla menegaskan bahwa fitur ini tetap membutuhkan pengawasan penuh dari pengemudi dan bukan sistem mengemudi sepenuhnya otomatis.

Mulai awal 2026, Tesla tidak lagi menyertakan Autosteer sebagai fitur bawaan pada Model 3 dan Model Y yang baru dibeli di Amerika Utara. Sebagai gantinya, Tesla mengunci fitur tersebut di balik layanan Full Self-Driving (FSD) Supervised.

Layanan FSD ini ditawarkan melalui:

Langganan bulanan sekitar US$99 atau sekitar Rp1,6 juta

Dengan kata lain, pembeli kini harus mengeluarkan biaya tambahan jika ingin mendapatkan pengalaman berkendara semi-otonom yang sebelumnya dianggap sebagai standar Tesla.

Meski Autosteer dihapus, Tesla masih menyertakan Traffic-Aware Cruise Control sebagai fitur standar. Fitur ini tetap dapat mengatur kecepatan dan menjaga jarak aman, tetapi tidak mengendalikan arah kemudi.

Artinya, mobil tetap bisa menyesuaikan kecepatan secara otomatis, namun pengemudi harus sepenuhnya mengendalikan setir tanpa bantuan sistem.

Penghapusan Autosteer dari paket standar diduga kuat sebagai bagian dari strategi Tesla untuk mengoptimalkan pendapatan dari perangkat lunak berbasis langganan. Tesla selama beberapa tahun terakhir memang semakin fokus menjadikan fitur digital sebagai sumber pemasukan utama.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut