Honda Rombak Struktur Besar-besaran

Logo Honda
Sumber :
  • VoxPop/Muhammad Thoifur

Tokyo, VoxPop – Honda diam-diam menyiapkan perubahan besar di dalam tubuh perusahaannya yang akan mulai berlaku pada 1 April 2026. Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat daya saing di tengah perubahan industri otomotif yang bergerak semakin cepat, terutama terkait elektrifikasi dan teknologi pintar.

img_title Honda Tiba-tiba Goda Konsumen dengan Cicilan Rp1 Jutaan, Ada Apa?

Perombakan tersebut bukan sekadar penggantian struktur organisasi biasa, melainkan penataan ulang cara kerja agar lebih efisien dan terarah. Melalui keterangan resmi yang diterima VoxPop Otomotif Minggu 15 Februari 2026, Honda mengaku ingin memastikan setiap proses pengembangan produk bisa berjalan lebih cepat dan sesuai dengan kebutuhan pasar.

Salah satu perubahan paling mencolok terjadi pada bagian riset dan pengembangan atau R&D yang menjadi jantung inovasi perusahaan. Seluruh fungsi pengembangan mobil yang sebelumnya tersebar akan dipusatkan dalam satu entitas agar alur kerja dari riset hingga peluncuran produk menjadi lebih terintegrasi.

img_title Honda Cuma Jual 100 Unit Super-One di Indonesia

Sejak beberapa tahun lalu, Honda memang memisahkan tim yang mengembangkan model produksi dengan tim yang fokus pada teknologi masa depan. Cara tersebut dinilai berhasil, namun kini perusahaan merasa perlu menyatukannya kembali agar proses inovasi bisa berlangsung lebih cepat dan selaras.

Dengan sistem baru ini, pengembangan teknologi, perancangan kendaraan, hingga peluncuran ke pasar akan dilihat sebagai satu rangkaian yang saling terhubung. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memperkuat karakter produk sekaligus meningkatkan daya saing secara global.

img_title Honda Resmi Jual New NX500 di Indonesia, Big Bike Adventure Rp230 Juta

Perubahan juga dilakukan pada divisi yang menangani bisnis mobil, terutama pada bagian perencanaan strategi dan penjualan. Struktur baru akan membuat proses perencanaan produk lebih dekat dengan kebutuhan pasar di masing-masing wilayah.

Selain itu, unit yang sebelumnya fokus mengembangkan teknologi kendaraan berbasis perangkat lunak akan dilebur ke dalam divisi strategi bisnis yang baru. Langkah ini diambil agar pengambilan keputusan bisa lebih cepat dan arah pengembangan produk menjadi lebih jelas.

Honda menilai bahwa kondisi pasar otomotif saat ini berubah jauh lebih cepat dibanding sebelumnya. Karena itu, perusahaan ingin memiliki struktur yang lebih lincah agar mampu membaca tren dan merespons kebutuhan konsumen dengan lebih tepat.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut