Catat! Ini Rute Mudik Motor yang Minim Risiko dan Lebih Nyaman

Ilustrasi motor berhenti di lampu merah
Sumber :
  • Unsplash

Jakarta, VoxPop – Mudik menggunakan sepeda motor masih menjadi pilihan banyak masyarakat Indonesia karena dinilai lebih hemat dan fleksibel.

img_title Motor TVS Ini Bukan Buat Narik Penumpang, Melainkan Angkut Sampah 840 Kg

Namun, berdasarkan data dari Korlantas Polri, kendaraan roda dua termasuk yang paling rentan terlibat kecelakaan selama arus mudik, terutama di jalur padat dan perjalanan jarak jauh.

Ilustrasi Mudik Gratis Sepeda Motor.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarok
img_title Viral! Polisi Pakaikan Ember di Kepala Terduga Pelaku Curanmor agar Tak Kena Amuk Massa

Karena itu, pemilihan rute yang tepat menjadi faktor penting untuk menekan risiko sekaligus meningkatkan kenyamanan perjalanan.

Jalur Arteri Jadi Pilihan Utama

img_title Jangan Senang Dulu, Kendaraan Baru Belum Boleh Dipakai Kalau Belum Punya Dokumen Ini

Faktanya, sepeda motor tidak diperbolehkan melintas di jalan tol. Oleh sebab itu, jalur arteri atau jalan nasional menjadi rute utama yang direkomendasikan. Jalur ini umumnya memiliki fasilitas pendukung yang memadai seperti SPBU, bengkel, rumah makan, serta posko mudik yang disediakan pemerintah.

Selain itu, kecepatan kendaraan di jalur arteri relatif lebih terkendali dibanding jalan bebas hambatan, sehingga lebih aman bagi pengendara motor.

Hindari Jalur Rawan Kecelakaan

Berdasarkan evaluasi tahunan Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, beberapa titik rawan kecelakaan biasanya berada di jalur dengan karakteristik tertentu, seperti:

  • Tikungan tajam
  • Jalan menurun panjang
  • Area minim penerangan
  • Persimpangan padat tanpa pengaturan lalu lintas

Jalur pegunungan atau jalan sempit juga memiliki risiko lebih tinggi, terutama jika dilalui pada malam hari atau saat kondisi cuaca buruk.

Waktu Perjalanan Berpengaruh Besar

Secara faktual, tingkat kecelakaan cenderung meningkat pada malam hari akibat visibilitas rendah dan kelelahan pengendara. Oleh karena itu, perjalanan di siang atau pagi hari lebih disarankan.

Istirahat secara berkala setiap 2–3 jam juga menjadi anjuran penting untuk menjaga konsentrasi. Pemerintah biasanya menyediakan posko mudik yang bisa dimanfaatkan untuk berhenti sejenak.

Jalur Khusus Motor dan Rekayasa Lalu Lintas

Pada periode mudik Lebaran, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan Republik Indonesia dan Korlantas Polrikerap menerapkan rekayasa lalu lintas, termasuk penyediaan jalur khusus sepeda motor di beberapa ruas jalan.

Langkah ini bertujuan memisahkan kendaraan roda dua dari kendaraan besar seperti bus dan truk, yang berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan.

Persiapan Kendaraan dan Perlengkapan Wajib

Fakta di lapangan menunjukkan banyak kecelakaan terjadi akibat kondisi kendaraan yang tidak layak jalan. Oleh karena itu, pemudik wajib memastikan:

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut