Truk Listrik Kini Bisa Dipakai Jarak Jauh

Ilustrasi truk listrik
Sumber :
  • Electrek

Berlin, VoxPop – Truk listrik selama ini identik dengan kendaraan untuk distribusi dalam kota karena keterbatasan jarak tempuh dan infrastruktur pengisian daya. Namun, perkembangan teknologi baterai mulai mengubah anggapan tersebut, bahkan untuk kebutuhan logistik jarak jauh.

img_title Perluas Dampak Ekonomi, Pelindo Group Perkuat Jejaring Kemitraan Industri

Mercedes-Benz Trucks mengungkapkan hasil pengujian dan operasional armada listriknya yang menunjukkan bahwa truk bertenaga baterai kini mampu menjalankan tugas harian di sektor angkutan jarak jauh. Kesimpulan itu diperoleh setelah perusahaan menganalisis lebih dari 3.000 rute operasional yang dijalankan dalam kondisi nyata.

Disadur VoxPop Otomotif dari Rushlane, Senin 29 Juni 2026, salah satu contoh datang dari perusahaan logistik Seifert yang mengoperasikan Mercedes-Benz eActros 600. Truk listrik tersebut secara rutin menempuh perjalanan hampir 600 kilometer setiap hari dengan membawa muatan rata-rata mencapai 36 ton.

img_title SiCepat Logistik Tawarkan Integrasi Seluruh Layanan Distribusi Bisnis dalam Satu Sistem

Kemampuan tersebut menunjukkan bahwa truk listrik tidak lagi hanya cocok untuk distribusi antarkota dengan jarak pendek. Dengan teknologi baterai yang semakin berkembang, kendaraan niaga listrik mulai mampu menjalankan tugas yang sebelumnya didominasi truk bermesin diesel.

Mercedes-Benz juga mengungkapkan sekitar 80 unit eActros saat ini telah beroperasi di jaringan logistik internal perusahaan. Secara keseluruhan, armada tersebut telah mencatatkan perjalanan lebih dari enam juta mil menggunakan tenaga listrik.

img_title KAI Logistik Layani Pengiriman 1.425 Motor dari Yogyakarta Selama Libur Panjang Sekolah

Selama periode November 2025 hingga Maret 2026, lebih dari 3.100 sesi pengisian daya dilakukan untuk mendukung operasional armada tersebut. Menariknya, sekitar separuh proses pengisian baterai dilakukan menggunakan fasilitas pengisian daya publik, sehingga tidak sepenuhnya bergantung pada stasiun pengisian milik perusahaan.

Selain mampu menempuh perjalanan jauh, penggunaan truk listrik juga dinilai memberikan keuntungan dari sisi biaya operasional. Operator Seifert melaporkan penghematan biaya tol lebih dari 4.000 euro setiap bulan, sekaligus mengurangi emisi karbon dioksida hingga sekitar 90 ton per tahun.

Tren penggunaan truk listrik di Eropa juga terus meningkat. Sepanjang 2025, registrasi truk listrik berbobot di atas 16 ton mencapai sekitar 5.000 unit atau naik 51 persen dibandingkan tahun sebelumnya, meski pangsa pasarnya masih berada di kisaran dua persen dari total penjualan.

Melihat perkembangan tersebut, Mercedes-Benz Trucks optimistis kendaraan niaga listrik akan semakin banyak digunakan untuk angkutan jarak jauh. 

Jajaran Manajemen Isuzu

Bukan Mesin, Ini Musuh Terbesar Truk Menurut Isuzu

Isuzu menyebut musuh terbesar truk bukan kerusakan mesin, melainkan kendaraan yang terlalu lama berhenti. Uptime menjadi kunci menjaga bisnis tetap berjalan.

img_title
VoxPop.co.id
30 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut