Ini Mobil MG yang Paling Laku di Indonesia
- VoxPop/Yunisa
Adapun, sejak mulai dipasarkan di Indonesia, MGS5 EV telah membukukan lebih dari 2.000 surat pemesanan kendaraan (SPK). Dari jumlah tersebut, lebih dari 1.000 unit sudah diserahkan kepada konsumen hingga Juni 2026, menjadikan model tersebut sebagai kontributor terbesar bagi pertumbuhan MG tahun ini.
Meski demikian, kendaraan listrik masih menjadi tulang punggung penjualan MG. Di sisi lain, strategi pabrikan pada semester kedua mulai diperluas melalui peluncuran model hybrid.
Langkah tersebut dilakukan untuk menjangkau pasar yang lebih luas, terutama konsumen di luar Pulau Jawa yang belum memiliki akses infrastruktur kendaraan listrik sebaik wilayah Jabodetabek.
"Semester kedua ya terlepas dari apapun kondisi ekonomi makro, cuman kan memang kita coba berusaha maksimal tetap optimis aja dengan misalnya keluarin produk baru atau apapun itu supaya market tetap berusaha kita rangsang lah ya. Lebih ke arah sana," tutur Agustian.
Ke depan, perusahaan menegaskan kendaraan listrik masih akan menjadi kontributor terbesar penjualan. Namun, MG berharap komposisi penjualan dapat lebih seimbang, dengan sekitar 60 persen berasal dari kendaraan listrik dan 40 persen dari model hybrid.
