Sebelum Pasang Dashcam di Mobil, Kenali Dulu 5 Fitur Penting Ini
- VoxPop/Blackvue
Tangerang Selatan, VoxPop - Dashcam kini menjadi salah satu aksesori yang banyak dipasang di mobil. Awalnya perangkat ini hanya dimanfaatkan untuk merekam perjalanan atau menjadi bukti jika terjadi kecelakaan. Namun, perkembangan teknologi membuat fungsi dashcam semakin luas.
Saat ini, sejumlah produsen mulai menyematkan fitur berbasis kecerdasan buatan (AI), konektivitas cloud, hingga sistem yang mampu menganalisis gaya mengemudi. Karena itu, memilih dashcam tidak cukup hanya melihat kualitas kameranya.
Lalu, apa saja yang perlu diperhatikan sebelum membeli dashcam?
1. Jangan hanya terpaku pada resolusi
Resolusi tinggi memang penting karena menentukan ketajaman gambar. Rekaman yang jernih akan memudahkan pengguna melihat detail, seperti pelat nomor kendaraan atau kondisi di sekitar mobil ketika terjadi insiden.
Saat ini, beberapa dashcam sudah menawarkan perekaman hingga resolusi 4K pada kamera depan maupun belakang. Namun, resolusi bukan satu-satunya faktor yang menentukan kualitas rekaman.
2. Pastikan kamera tetap optimal pada malam hari
Kondisi minim cahaya sering menjadi tantangan bagi dashcam. Karena itu, pilih perangkat yang memiliki teknologi pendukung seperti HDR, sensor khusus untuk low light, atau night vision agar hasil rekaman tetap jelas saat malam hari maupun ketika cuaca buruk.
Kemampuan tersebut akan membantu menghasilkan video yang lebih detail dibanding kamera biasa.
3. Pilih dashcam yang cepat mulai merekam
Kecepatan perangkat saat mulai bekerja juga perlu diperhatikan. Dashcam dengan waktu booting yang singkat akan langsung merekam sesaat setelah kendaraan dinyalakan.
Fitur ini berguna agar momen penting di awal perjalanan tidak terlewat jika sewaktu-waktu terjadi insiden.
4. Cari fitur perekaman otomatis saat terjadi kejadian penting
Dashcam modern umumnya sudah dibekali sensor yang dapat mendeteksi benturan, pengereman mendadak, akselerasi tiba-tiba, hingga kendaraan melaju terlalu cepat.
Ketika kondisi tersebut terjadi, sistem akan menyimpan rekaman beberapa detik sebelum dan sesudah kejadian secara otomatis. Dengan begitu, video penting tidak mudah tertimpa rekaman baru.
Bagi pengguna yang sering memarkir kendaraan di luar ruangan, mode parkir dengan konsumsi daya rendah juga patut menjadi pertimbangan agar kamera tetap aktif memantau kondisi sekitar tanpa menguras aki.
5. Pertimbangkan fitur AI dan konektivitas cloud
Perkembangan terbaru pada dashcam mengarah pada pemanfaatan AI untuk membaca data berkendara. Teknologi ini memungkinkan pengguna memperoleh analisis mengenai kebiasaan mengemudi berdasarkan data seperti pola akselerasi, pengereman, kecepatan, hingga durasi perjalanan.
Direktur Pemasaran BlackVue Indonesia, Rudy, mengatakan AI akan menjadi bagian penting dalam evolusi teknologi dashcam.
"AI akan menjadi bagian penting dalam perkembangan teknologi dashcam. Melalui AI Copilot di BlackVue Fleeta, kami ingin mengubah cara pengguna memanfaatkan data berkendara. Kini pengguna tidak hanya dapat merekam perjalanan, tetapi juga memahami perilaku mengemudi mereka melalui analisis yang mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan untuk meningkatkan keselamatan di jalan," ujar Rudy.
Menurutnya, kehadiran AI membuat dashcam tidak lagi sekadar berfungsi sebagai alat dokumentasi perjalanan, tetapi juga membantu pengguna mengevaluasi cara berkendara melalui data yang terekam.
Selain AI, fitur konektivitas cloud juga mulai banyak ditawarkan. Teknologi ini memungkinkan pengguna mengakses rekaman dari jarak jauh, menerima notifikasi secara real time, melacak posisi kendaraan melalui GPS, hingga melakukan pencadangan video penting secara otomatis.
Rudy menambahkan, arah pengembangan dashcam ke depan akan semakin mengedepankan kemampuan analisis data.
"Kami melihat masa depan dashcam bukan hanya sebagai alat bukti ketika terjadi insiden, tetapi juga sebagai perangkat pintar yang mampu memberikan wawasan, membantu membangun kebiasaan mengemudi yang lebih aman, serta mendukung efisiensi operasional melalui analisis berbasis data," kata Rudy.
