Kemenperin: Industri Otomotif Bukan Penyebab Jalan Macet

Kemacetan di ruas jalan Ibu Kota
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Bayu Nugraha

VoxPop.co.id – Salah satu dampak dari perkembangan industri otomotif adalah makin padatnya jalan raya oleh berbagai macam kendaraan. Hal ini makin diperparah dengan mudahnya orang membeli mobil atau motor, yakni dengan memanfaatkan jasa pembiayaan.

img_title Mobil China Lagi Tertekan, Empat Pabrikan Diprediksi Rugi

Namun menurut Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian, I Gusti Putu Suryawirawan, kemacetan lalu lintas tak ada hubungannya dengan industri otomotif.

"Industri enggak ada hubungannya dengan kemacetan," kata Putu saat menghadiri diskusi di Kawasan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa, 29 Agustus 2017.

img_title Masalah Pedagang Mobil Bekas Bukan Lagi Soal Stok, Kini Dituntut Lebih Profesional

Menurut dia, kemacetan yang terjadi merupakan tanggung jawab pemerintah daerah melalui Dinas Tata Ruang dan Tata Kota. Sebab, kata Putu, tata ruang dan tata kota, terutama di Ibu Kota, saat ini sudah kacau alias semrawut. 

"Kami sampaikan pada pemerintah daerah, bahwa yang namanya tata ruang itu harus dibenahi. Di mana pusat bisnis, di mana tempat tinggal. Kemudian, di mana perlu kendaraan umum dan perlu kendaraan pribadi," ujarnya.

img_title Isu Pabrik Otomotif Jepang Hengkang dari RI Bikin Heboh, Ini Fakta Terbarunya

Putu melanjutkan, saat ini penempatan ruang atau tata kota belum dilakukan secara tertib. Dia mencontohkan, daerah yang harusnya difungsikan sebagai perumahan atau tempat tinggal penduduk malah dijadikan sebagai area bisnis.

"Sekarang ada yang namanya Kementerian Agraria Tata Ruang (ATR). Kami sudah koordinasi dengan kawan-kawan ATR agar berkomunikasi aktif dengan Pemda, menata kembali area itu. Di mana pusat kota, di mana sekolah, tempat hiburan," kata dia.

Booth Suzuki di GIIAS 2026

Suzuki Nilai Persaingan Industri Otomotif Bergeser, Pangsa Pasar Jadi Rebutan

Suzuki menilai tantangan industri otomotif Indonesia kini bukan lagi penurunan pasar, melainkan bertambahnya merek baru yang membuat persaingan semakin ketat.

img_title
VoxPop.co.id
2 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut