Indonesia belum Bisa Bikin Mobil Hybrid, Ini Alasannya

Mesin Sport Hybrid i-DCD Honda
Sumber :
  • Dokumentasi Honda

VoxPop – Peraturan Presiden soal kendaraan listrik, ditargetkan terbit Februari 2019. Dari Perpres tersebut, diharapkan anak bangsa dapat memproduksi kendaraan yang ramah lingkungan.

img_title Prabowo Siapkan Insentif Kendaraan Listrik, 500 Ribu Motor dan Mobil Listrik Bakal Dapat Stimulus

Berbeda dari usulan Kementerian Perindustrian, Perpres itu hanya akan mengatur soal mobil yang digerakkan tenaga listrik murni, tanpa campur tangan mesin berbahan bakar.

Penasihat Khusus Menteri Perekonomian Maritim, Profesor Dr Satriyo S Brodjonegoro mengatakan, upaya pengembangan kendaraan listrik tidak semata-mata mengurangi impor bahan bakar atau emisi karbon.

img_title Sebelum Beli Mobil Listrik, Wajib Coba Mobil yang Satu Ini di GIIAS 2026

Tapi, juga melihat peluang persaingan global, terutama karena Indonesia memiliki bahan baku pembuatan baterai.

Baterai mobil listrik

img_title Terpopuler: Deretan Motor Royal Enfield, Harga Mobil Listrik GAC Turun, hingga Jurus VinFast Bikin Tenang

"Jadi, kami semua berangkat dari starting point yang sama (dari mobil listrik), semua sudah bisa memulai. Ini harus dimulai sekarang, jangan lagi ditunda-tunda," ujarnya di Jakarta, Jumat 1 Februari 2019.

Alasan lain Perpres tersebut hanya dikhususkan bagi kendaraan listrik, karena Indonesia belum memahami pembuatan mobil atau motor hibrida. Menurutnya, selama ini Jepang tidak pernah mengajarkan cara menciptakan teknologinya.

"Pabrikan Jepang tak pernah kasih teknologi, padahal berapa tahun mereka di sini. Mahasiswa saya tidak pernah bisa bikin mobil (hybrid) di sana, karena hanya perakitan saja. Teknologinya semua punya Jepang, tidak pernah kasih sama sekali, hanya boleh merakit," tuturnya.

Pria yang juga menjadi Guru Besar di Fakultas Teknik Mesin Institut Teknologi Bandung menyebut, jika diawali dari mesin hibrida, Indonesia akan selalu tertinggal dan tidak bisa bersaing. (yns)

Booth Vinfast di GIIAS 2026

VinFast Tak Gentar dengan Perang Harga Mobil Listrik di Indonesia

Persaingan mobil listrik di Indonesia semakin ketat, terutama di segmen harga Rp200 jutaan yang belakangan diisi banyak pemain baru. Meski demikian, VinFast.

img_title
VoxPop.co.id
4 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut