Cerita Livina, Keindahan Gunung Geurutee hingga Monyet Usil
- Toto Pribadi/VoxPop
VoxPop – PT Nissan Motor Indonesia (NMI) memulai rangkaian test drive mobil terbarunya All New Livina di Bumi Aceh, Senin 29 April 2019. Perjalanan selama dua hari ini menjadi rangkaian pembuka All New Nissan Livina yang akan disiksa di beberapa wilayah Indonesia.
Puluhan awak media nasional maupun lokal diberi kesempatan menjajal performa mobil baru Nissan yang satu ini untuk mengunjungi beberapa destinasi menarik di Kota Serambi Mekkah tersebut. Rombongan 'Cerita Livina' ini terbagi dalam lima mobil All New Nissan Livina.
Saat ditanya mengapa 'Cerita Livina' ini dimulai di Nanggroe Aceh Darussalam, Head of Communication NMI, Hana Maharani mengatakan karena pihaknya ingin menggambarkan mobilitas konsumen tanah air yang beragam.
"Ingin menggambarkan keberagaman mobilitas di Indonesia yang ujungnya tentu akan merasakan perjalanan yang aman dan nyaman. Dimulai di Aceh yang nanti akan dilanjutkan di beberapa wilayah lain di Indonesia," kata Hana.
![]()
Mengawali start di Le More Cafe, Banda Aceh, rombongan 'Cerita Livina' bergerak menuju Puncak Gunung Geurutee, Aceh Jaya. Setelah menyusuri jalanan kota, awak media disuguhkan dengan kondisi jalan yang naik turun dan berkelok-kelok.
Dalam perjalanan ini, fitur unggulan yang ada di All New Nissan Livina akhirnya teruji. Salah satunya tentu fitur Hill Start Assist. Beberapa kali rombongan memang harus berhenti di tanjakan mengingat jalan yang tak terlalu besar. Dengan fitur ini, tentu tak perlu khawatir mobil akan 'melorot' saat berhenti.
Begitu juga saat mobil harus melakukan manuver dan akselerasi untuk menyalip truk, mesin 1.500cc yang ditanamkan terbilang responsif. Braking system yang telah mengusung ABS juga beberapa kali teruji saat harus mengerem mendadak karena harus berpapasan dengan kendaraan lain.
Setelah menempuh perjalanan sepanjang 72,5 km, rombongan akhirnya sampai di puncak Gunung Geurutee. Dari kedai-kedai yang berjejer di tebing jurang, pemandangan pantai nan menawan jadi suguhan sembari menyeruput kopi hangat khas Aceh.
![]()
Yang perlu menjadi catatan, saat ‘ngopi’ santai di warung-warung yang berjajar di tebing, harus bersiap berbagi makanan dengan monyet-monyet liar. Monyet-monyet jahil ini tak segan-segan menyambar makanan dan langsung meloncat lincah kabur.
