Banjir Tiba-tiba Datang, Ini yang Perlu Dilakukan Agar Mobil Tetap Aman

Banjir di Kemang, Puluhan Mobil Terendam
Sumber :
  • VoxPop/M Ali Wafa

Jakarta, VoxPop –  Terkadang banjir yang melanda tidak bisa diprediksi, namun jika anda terjebak dalam banjir saat mengendarai mobil maka bersikap tenang dahulu.  Jangan dinyalakan secara paksa jika mesin tiba-tiba mati saat mobil terjebak banjir. 

img_title Viral Mobil Berasap di Area Parkir GIIAS 2026, Chery Ungkap Penyebabnya

Sebab, hal tersebut justru akan membuat beberapa komponen menjadi rusak. Namun jika masih menyala, jalankan dengan perlahan dan stabil sambil tetap jaga jarak aman. 

Pada dasarnya, hal paling mendasar jika terjebak banjir adalah tetap tenang dan mencari strategi terbaik agar bisa melaluinya dengan aman. Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan agar aman dari banjir, di antaranya adalah sebagai berikut: 

img_title Investasi Pabrik Mobil Masih Tersendat, Purbaya Minta Pelaku Industri Langsung Lapor

1. Evaluasi Kedalaman Air
Sebelum memutuskan untuk menerjang banjir, sebaiknya evaluasi terlebih dahulu kedalaman airnya. Apabila debit air terlalu dalam (lebih dari setengah ban) sebaiknya urungkan niat tersebut, terutama jika tidak ada rute alternatif. 

2. Jaga Jarak
Apabila terpaksa harus menerjang banjir, sebaiknya tetap menjaga jarak aman dengan kendaraan lain. Jangan terburu-buru untuk keluar dari area banjir karena hal tersebut justru akan membuat air berpotensi masuk ke saluran udara melalui knalpot. 

img_title Mencoba Suzuki Jimny 5 Pintu di GIIAS 2026, Sepraktis Apa untuk Perempuan Aktif?

3.Perlahan dan Stabil
Saat memasuki daerah banjir, usahakan untuk melaju dengan kecepatan rendah dan secara perlahan. Perhatikan pula kondisi sekitar dan selalu waspada terhadap selokan atau lubang yang tidak terlihat karena tertutup air. 

Tetap tenang meski ada air yang masuk ke dalam ruang mesin. Sebab, risiko kerusakan saat menggunakan kecepatan rendah lebih minimal jika dibandingkan Anda memacu kendaraan menggunakan kecepatan tinggi.

4. Ikuti Gelombang
Saat harus melewati banjir, bagian depan mobil akan menabrak air sehingga menciptakan gelombang yang bergerak maju. Pergerakannya ini searah dan dengan kecepatan tertentu sehingga meninggalkan celah yang lebih dangkal di belakangnya. 

Trik agar aman melintasi gelombang tersebut adalah dengan tidak mendahului rambatan gelombang. Sebaliknya, ikuti rambatan gelombang dari arah belakang sambil memastikan laju kendaraan tetap menggunakan kecepatan yang stabil. 

Akses Jalan Raden Fatah Ciledug, Tangerang terendam banjir dengan kisaran 50 sentimeter akibat luapan Kali Angke

Photo :
  • VoxPop.co.id/Sherly (Tangerang)

5. Gunakan Jalur Tengah
Bila memungkinkan, saat mobil terjebak banjir usahakan menggunakan jalur tengah. Sebab, pada umumnya air di pinggir jalan lebih dalam dibandingkan tengah sehingga jalur tengah lebih aman untuk dilewati.  Intinya, gunakan jalan dengan debit air yang lebih dangkal demi keselamatan Anda dan mobil. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut