Sudah Tempuh 580.000 Km, Kondisi Baterai Hyundai Ioniq 5 Ini Masih Tahan 88 Persen

Hyundai Ioniq 5
Sumber :
  • Dok: BOB

Jakarta, VoxPop –  Penurunan kapasitas daya baterai merupakan masalah serius dan jadi ancaman para pemilik mobil listrik. Namun di luar dugaan, salah satu pemilik Hyundai Ioniq 5 kesehatan baterainya masih cukup baik walau mobil sudah menempuh perjalanan sangat jauh.

img_title 3 HP Murah dengan Sinyal Kuat dan Baterai Besar, Solusi Praktis bagi Petani di Daerah Pedesaan

Diketahui, mengganti baterai dapat menguras biaya pemilik kendaraan. Meski harga bervariasi tergantung model dan kapasitas, penggantian baterai baru bisa mencapai harga yang fantastis, setidaknya untuk saat ini.

Itu juga yang yang membuat Hyundai Ioniq 5 milik Lee Young-Heum begitu menarik. Ia bekerja sebagai penjual keliling dan menempuh jarak tempuh yang sangat jauh. 

img_title Hyundai Turunkan Harga MPV Stargazer Cartenz

Seperti dikutip dari Carscoops, Senin 5 Mei 2025, Lee Yong-Heum telah menempuh jarak 360.395 mil (580.000 km) dengan mobil listriknya tersebut dalam waktu 2 tahun 9 bulan.  Institut Penelitian Hyundai-Kia pun sangat tertarik dengan kejadian ini.

Pihaknya ingin memeriksa kinerja baterai dan sistem penggerak. Meskipun Lee dilaporkan tidak mengalami masalah apa pun, perusahaan mengganti baterai dan motornya secara gratis, sehingga mereka dapat memeriksa komponen yang digunakan.

img_title Fitur HP Flagship yang Wajib Dimiliki pada 2026, Investasi Teknologi agar Tetap Relevan Bertahun-tahun

Hyundai Ioniq 5

Photo :
  • Carscoops

Pemeriksaan ini mengungkap bahwa setelah menempuh jarak yang sangat jauh – lebih jauh dari jarak bumi dan bulan – kondisi baterai masih dalam kondisi 87,7%. Angka yang mengesankan, terutama jika mempertimbangkan bahwa Lee menggunakan pengisian cepat, yang diketahui membebani baterai kendaraan listrik.

"Saat mengembangkan baterai, kami perlu membuat model prediksi untuk kinerja daya tahan dan memeriksa apakah model ini sesuai dengan hasil penggunaan aktual. Itulah sebabnya kami benar-benar memeriksa baterai kendaraan pelanggan dengan jarak tempuh kumulatif yang tinggi," ujar Yoon Dal-Young dari Hyundai.

"Produsen mobil tersebut biasanya menggunakan taksi untuk pemeriksaan ini, tetapi mobil Lee memiliki jarak tempuh tertinggi yang pernah mereka lihat pada Ioniq 5," lanjutnya.

Lee mengatakan bahwa ketika dia mengemudi dengan kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE), dia harus mengganti oli setiap 15 hari karena penggunaan yang intens. Meskipun melakukan pemeliharaan rutin ini, dia harus mengganti komponen mesin dan powertrain secara terus-menerus. 

Dia mengatakan bahwa hal itu tidak terjadi dengan Ioniq 5 karena dia hanya perlu mengganti "konsumabel dasar", seperti kampas rem, ban, wiper, filter kabin, cairan pendingin (coolant), cairan rem.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut