Cara Honda Bikin Pengguna Sepeda Motor Aman di Jalan

Asia Oceania Honda Safety Instructor Competition 2024
Sumber :
  • VoxPop/Yunisa Herawati

Bangkok, 1 Maret 2024 - PT Astra Honda Motor mewakili Indonesia di ajang The 2nd Asia & Oceania Honda Safety Instructor Competition 2024, yang digelar di Honda Safety Riding Park, Bangkok, Thailand pada 29 Februari - 1 Maret 2024.

img_title Mobil Ini Punya Banyak Nama di Indonesia

Kompetisi ini diikuti oleh para instruktur keselamatan berkendara alias safety riding terbaik, dari beberapa negara di Asia Oceania, termasuk Indonesia.

General Manager, Corporate Affairs and Communications Function- Asian Honda Motor Co. Ltd., Tatsuya Ezawa mengatakan bahwa tujuan utama dari kompetisi ini adalah untuk meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara sepeda motor di kalangan masyarakat.

img_title Warna Baru Yamaha Fazzio Hybrid Bawa Identitas Berbeda

"Kami paham jika ada peraturan lalu lintas, bagaimana pengendara patuh atau tidak, tergantung dari negara masing-masing. Tapi dari manufaktur sepeda motor, kami berpikir itu adalah tanggung jawab kami untuk membuat konsumen aman," ujarnya, dikutip VoxPop Otomotif di lokasi.

Asia Oceania Honda Safety Instructor Competition 2024

Photo :
  • VoxPop/Yunisa Herawati
img_title Terpopuler: MG ZS Hybrid Diklaim Super Irit, Teknologi REEV iCar V27, hingga Cicilan Honda Rp1 Jutaan

"Yang mana dengan menguatkan promosi berkendara dengan aman termasuk meningkatkan kemampuan safety instructor kami. Jadi banyak konsumen kami bisa berkendara dengan aman di jalan. Tapi ini saja tidak cukup, kami butuh masyarakat paham untuk bekerja sama dan juga pemerintah termasuk polisi, kami butuh kerja sama mereka dengan baik untuk meningkatkan keselamatan berkendara," kata dia menambahkan.

Chief Administrator-Traffic Safety Promotion Operation- Honda Motor Co. Ltd., Atsushi Ohara mengatakan bahwa kompetisi ini merupakan salah satu cara untuk mengembangkan kemampuan instruktur safety riding di seluruh dunia.

"Saya percaya, seluruh instruktur yang ikut pada kompetisi ini, mereka memiliki kemampuan yang baik di negaranya, artinya dengan mengembangkan kemampuan pada instruktur kami, juga ikut meningkatkan pendidikan lalu lintas di negara mereka. Jadi ya ini ikut berkontrubusi untuk meningkatkan safety riding di negara masing-masing," tutur Ohara-san.

Ezawa-san menambahkan, bahwa meningkatkan kesadaran keselamatan berkendara adalah proses yang berkelanjutan dan membutuhkan waktu yang lama.

"Kami tidak ada data soal peningkatan kesadaran berkendara, karena itu tidak bisa mengubah secara drastis, pendekatannya tahap demi tahap, jadi kalau kamu ambil pelajaran di wilayahmu bukan berarti besok langsung tertib. Tapi tahap demi tahap itu penting. Itu butuh waktu yang lama, tapi aktivitas ini sangat penting untuk ke depannya," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut