Airlangga Pastikan Subsidi Rp7 Juta untuk Motor Listrik Berlanjut

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto
Sumber :
  • Kemenko Perekonomian

Jakarta, VoxPop –  Penjualan motor listrik di Indonesia masih membutuhkan dukungan subsidi pemerintah, karena harganya menjadi lebih murah. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan subsidi tersebut berlanjut di 2025.

img_title Jaringan Pengisian Daya Motor Listrik Alva Kini Ratusan Titik

Subsidi motor listrik diberikan sejak 2023 lalu. Per Oktober 2024 di laman resmi Sistem Informasi Bantuan Pembelian Kendaraan Bermotor Listrik Roda Dua (SISAPIRA) telah habis, subsidi yang diberikan sendiri sebesar Rp7 juta dengan kuota 200.000 unit motor listrik baru dan 50.000 unit motor konversi.

Motor listrik United E-Motor

Photo :
  • Arianti Widya
img_title AHY Beberkan Misi Besar Pemerintah, Kawasan Transmigrasi Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Pada 2025, subsidi tersebut masih ditunggu oleh para produsen dan konsumen. Airlangga menyampaikan bahwa kepastian subsidi tersebut akan berlanjut guna mendukung percepatan adopsi kendaraan listrik di Indonesia.

“Subsidi (motor listrik) harusnya masih tetap,” kata Airlangga di Jakarta, seperti dikutip dari Antara, Jumat 7 Februari 2025.

img_title Airlangga Buka Suara soal Pengunduran Diri Perry Warjiyo, Minta Publik Percaya pada Institusi BI

Saat ditanya mengenai kemungkinan keberlanjutan subsidi dengan mempertimbangkan kondisi fiskal saat ini, Airlangga menyatakan program tersebut sudah mendapatkan persetujuan pemerintah sehingga tidak akan mengganggu program lain.

“Mungkin (untuk diperpanjang), karena sudah setuju semua. Jadi program tidak terganggu,” ujarnya.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto

Photo :
  • VoxPop.co.id/Anisa Aulia

Ia menambahkan, kebijakan subsidi bakal segera diterapkan saat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait diterbitkan. "Ya segera (diterapkan). Begitu PMK keluar, ya (kebijakannya) jalan," lanjutnya.

Sebelumnya Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengungkap adanya usul skema baru soal subsidi motor listrik. Di mana, skema baru yang diusulkan adalah lewat insentif pajak pertambahan nilai ditanggung pemerintah (PPN DTP).  

"Mungkin tahun ini skemanya akan berbeda. Bukan subsidi lagi tapi lewat insentif," ujar Direktur Jenderal Industri Logam Mesin Alat Transportasi dan Elektronika Setia Diarta di Gedung Kemenperin, belum lama ini.

Booth Alva Motor

Alva Beberkan Empat Faktor yang Bikin Motor Listrik Makin Dilirik

Minat masyarakat terhadap motor listrik di Indonesia terus menunjukkan tren positif. Alva menyebut ada empat faktor yang membuat hal itu terjadi pada saat ini.

img_title
VoxPop.co.id
3 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut