Terungkap, Ini Kenapa Motor MotoGP Jadi Sangat Ceper saat Posisi Start
- MotoGP
Jakarta, VoxPop – Ada pemandangan yang menarik saat para pembalap MotoGP melakukan start balapan. Di mana, motor-motor mereka terlihat sangat ceper sekali hingga nyaris menyentuh aspal lintasan balap.
Seperti diketahui, motor MotoGP dilengkapi teknologi yang super canggih demi bisa menjalani balapan. Tapi masih banyak yang bertanya-tanya, mengapa motor mereka terlihat sangat rendah saat saat akan memulai balapan.
Dilansir VoxPop Otomotif dari Boxrepsol, hal tersebut dikarenakan alat holeshot. Di mana bertujuan melakukan start yang baik, dan itulah sebabnya alat ini lebih dikenal dengan sebutan holeshot.
Awalnya merupakan sistem yang cukup mendasar dan mulai diperkenalkan pada tahun 2019. Tujuan dari perangkat ini adalah untuk menurunkan bagian depan sepeda motor pada saat akselerasi maksimum saat start.
Posisi start saat balapan MotoGP
- MotoGP
Pada saat itu, akselerasi ini ditentukan oleh segitiga yang dibentuk oleh gaya, tinggi pusat gravitasi relatif terhadap aspal, dan jarak horizontal dari titik kontak ban dengan vertikal pusat gravitasi.
Kemampuan akselerasi ditingkatkan dengan perangkat ini dengan mengurangi kecenderungan roda depan untuk terangkat. Dan semakin Anda berakselerasi, semakin tinggi mobil melaju.
Sistem kontrol elektronik mulai diterapkan untuk mencegahnya, seperti anti-wheelie, yang bekerja pada mesin. Namun, yang dilakukan sistem ini, pada dasarnya, adalah mengatur penyaluran daya untuk mencegah roda depan terangkat, dan secara logis intervensi tersebut memengaruhi akselerasi dan karenanya menghambat start.
Sebab menurunkan tinggi motor dan dengan demikian secara signifikan mengurangi risiko melakukan wheelie yang akan membahayakan start, para insinyur MotoGP berusaha melakukan sesuatu yang serupa.
Dalam Motocross, sistem tersebut terdiri dari memaksa suspensi untuk memasang pin yang terletak di salah satu kaki garpu ke dalam slot di pelindung garpu. Ketika pengereman pertama tiba, kompresi suspensi lebih besar, suspensi diturunkan lebih jauh, dan pin dilepaskan, memulihkan perjalanan penuh suspensi.
Akan tetapi di MotoGP, suspensi aktif dilarang. Jadi agar sistemnya berfungsi, pembalap harus menekan suspensi melalui beberapa tombol yang diputar sebelum memulai dan yang membantu menurunkan suspensi depan, sehingga mengurangi ketinggian pusat gravitasi.
