Perhatikan Hal Ini Agar Tak Beli Mobil Bekas Tabrakan

Mobil bekas tabrakan yang siap direkondisi di satu bengkel di Jakarta.
Sumber :
  • VoxPop.co.id/Yasin Fadilah

VoxPop – Membeli mobil bekas menjadi salah satu pilihan saat ini. Selain karena banyak yang ditawarkan dengan kondisi mulus, harganya pun lebih ramah di kantong.

img_title 5 Rekomendasi Usaha Sampingan dengan Modal Terbatas

Namun, kondisi mobil bekas yang mulus kadang tak seindah kenyataannya. Karena tak sedikit juga mobil bekas yang dijual ternyata pernah mengalami tabrakan yang parah.

Kemudian, ada saja oknum pedagang yang tidak jujur mengakui kondisi sesungguhnya akan mobil yang ditawarkan. Sang pembeli pun lupa menanyakan hal itu dan tidak teliti saat memeriksa karena sudah tergiur harga yang miring. 

img_title Utamakan Kenyamanan dan Keselamatan Berkendara Pakai SUV dengan 3 Cara Ini Dukung Momen Libur Sekolah

Dilansir dari 100KPJ, Rabu 17 Juni 2020, kondisi itu pun diakui oleh salah satu pedagang mobil bekas tabrakan maut yang enggan disebutkan namanya. Dia pun mengaku sudah menjalani bisnis tersebut selama 20 tahun.

“Kalau enggak begini kami mau bekerja di mana,” ujarnya.

img_title Tak Cuma Modal, Ini 7 Rahasia agar Bisnis Awet dan Cuan Terus Mengalir

Mobil bekas kecelakaan tersebut dikatakannya diperoleh dari beberapa daerah, termasuk Jakarta. Modal yang dikeluarkan untuk menebus mobil bekas kecelakaan itu juga disebut sangat miring.

Lebih lanjut dia mengatakan, perbaikan mobil bekas tabrakan biasanya meliputi body, kaki-kaki, interior hingga ruang mesin. Namun suku cadang yang digunakan juga dicari yang tidak mengeluarkan modal besar. 

Baca juga: Pakai Alat Ini Leasing Bisa Selamat dari Rugi Bandar

Dalam kesempatan berbeda, kolektor dan juga penggemar mobil klasik Hariawan Arif Maulana mengatakan, ruang mesin menjadi titik utama untuk melihat apakah mobil tersebut bekas kecelakaan atau tidak.

Ilmu yang dimiliki itu didapatkan karena dia biasa bertransaksi dengan pedagang mobil bekas. Jika ada indikasi bahwa mobil memang bekas tabrakan, biasanya akan terlihat dari sasis, atau tulang ujung kap mesin yang umumnya terdapat bekas dempul. 

Sebab meski sudah dicat, bekas dempul itu akan terlihat retak, karena panas dari mesin. Intinya, perbaikan yang dilakukan tidak akan sempurna. 

"Periksa juga tulang apron atau tulang depan yang menjadi tempat buat kedudukan radiator dan headlamp masih bagus dan terlihat simetris enggak, berbeda dengan mobil bekas tabrakan pasti sudah agak bengkok," jelasnya.

Masih di ruang mesin, sistem kelistrikan juga perlu dilakukan pemeriksaan. Sebab, gejala mobil bekas itu bermasalah juga akan nampak jelas, berbeda dengan kondisi pemakaian normal.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut