Bantah Terkait Tabloid Indonesia Barokah, Ini Penjelasan Ipang Wahid

Wakil Direktur Komunikasi TKN Jokowi Ma'ruf, Ipang Wahid
Sumber :
  • Instagram Ipang Wahid

VoxPop – Wakil Direktur Komunikasi Politik Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ipang Wahid, angkat bicara terkait tudingan politikus Partai Gerindra, Andre Rosiade, yang menduga ada keterkaitan Ipang Wahid dengan Tabloid Indonesia Barokah.

img_title Bahlil: Saya yang Usulkan Pilpres 2024 Ditunda Ketika Jadi Menteri Investasi, bukan Jokowi

Andre menyebut ada jejak digital Ipang Wahid ketika mem-posting logo di akun media sosialnya yang mirip Indonesia Barokah.

Saat diklarifikasi di 'Apa Kabar Indonesia Malam' tvOne, Senin, 28 Januari 2019, Ipang Wahid menegaskan bahwa dirinya tidak terkait dengan Tabloid Indonesia Barokah.

img_title Istri Andre Taulany Diduga Pernah Hina Prabowo Sakit Jiwa di Pilpres 2019

"Demi Allah saya tidak terlibat apa pun di Tabloid Indonesia Barokah. Clear sekali, saya tidak terlibat sama sekali," kata Ipang Wahid saat diklarifikasi.

Terkait dengan kesamaan logo tabloid yang tengah kontroversial itu dengan yang sering dia posting di media sosial, Ipang menjelaskan bahwa itu hanya kebetulan. Mulanya, ada seorang stafnya yang membeli hosting dengan akun nizar@ipangwahid.com, dan kemudian dipinjam oleh rekan-rekannya yang mau membuat web untuk pekerjaan lain.

img_title Paguyuban Marga Tionghoa Dorong Gunakan Hak Pilih 14 Februari untuk Lahirkan Pemimpin Berkualitas

"Kebetulan anak-anak yang ikut Indonesia Barokah itu pinjam ke Nizar. Indonesia Barokah itu open paltform, siapa pun, konten kreatif bebas-bebas saja semuanya. Sama-sama 'key' untuk kebaikan," terang Ipang.

Ipang membantar ingin kabur dan menutup jejak digitalnya dengan mengganti server Indonesia Barokah setelah kasus ini menjadi polemik. "Bukan ditutup, anak-anak ini panik. Mereka bukan ganti nama tapi ganti server. Enggak ada upaya untuk kabur, kalau ganti server otomatis alamatnya ganti. Pertama, saya enggak kabur, dan itu website murni dakwah," tegasnya.

Kendati demikian, ia tak menampik tiga kali mengirimkan video dakwah ke website Indonesiabarokah.com. Antara lain video 'Bohemian Parodi' dan 'Islam itu Indah' Deddy Mizwar. Tapi, ia tetap berdalih tidak mengenal siapa yang membuat dan terlibat dalam produksi Tabloid Indonesia Barokah.

"Saya cuma buat konten, saya kasih ke anak-anak terserah. Sampai sekarang Twitter, Instagram, Facebook Tabloid Indonesia Barokah saya enggak tahu, saya enggak terlibat langsung, saya cuma buat konten. Saya sudah lama pure di social movement," ujar Ipang.

Sebelumnya, kemunculan tabloid Indonesia Barokah membuat dinamika kampanye Pilpres 2019 memanas. Dua kubu saling melempar pernyataan. Tim Badan Pemenangan Nasional (BPN) yang merasa dirugikan pun menuding kubu rival.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut