Meski Masa Pandemi, Calon Bupati Ini Berani Blusukan

Calon Bupati Gunungkidul, Mayor Sunaryanto, blusukan di perbukitan.
Sumber :
  • Istimewa.

VoxPop - Pasangan bakal calon bupati dan wakil bupati Gunungkidul, Mayor Sunaryanto-Hery Susanto, terus blusukan mendengar aspirasi masyarakat. Sebelumnya, pasangan yang diusung Golkar-PKB serta Perindo dan sejumlah partai lainnya mendeklarasikan pencalonan mereka di tengah laut.

img_title Cerita Sandi Kurniawan Mudik Naik Sepeda 4 Hari 4 Malam Cikarang-Gunungkidul

Bahkan Mayor Sunaryanto berlari sejauh 7 kilometer dari rumahnya ke KPU pada pendaftaran beberapa waktu lalu. Kini, perwira menengah di kesatuan elite Kostrad tersebut blusukan di 17 wilayah perbukitan di Gunungkidul dalam sehari.

Baca juga: Pilkada 2020 Tetap Jalan, Mahfud: Pemilu AS Juga Tak Ditunda

img_title Jasa Sewa iPhone di Gunungkidul Laris Manis Jelang Lebaran: Kebutuhan Flexing hingga Konten!

Sejumlah 17 lokasi yang disambangi Sunaryanto di antaranya Kembang-Nglegi, Widoro kulon-Bunder, Batur-Bobung, Embung-Nglanggeran dan Tawang-Ngoro oro. Sunaryanto bersama tim tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat selama blusukan.

“Saya ingin mendengar aspirasi dari masyarakat langsung, karena selama ini mereka kurang mendapat perhatian,” ujar Sunaryanto dalam keterangan tertulis, Selasa, 22 September 2020.

img_title Kemendagri Ungkap Partisipasi Perempuan Meningkat di Pilkada 2024

Dalam kunjungan tersebut, Sunaryano juga memperbaiki tempat ibadah seperti masjid, melakukan kerja bakti bersama warga serta menyapa pelaku kerajinan.

“Potensi warga Gunugkidul ini sangat besar, seperti masyarakat Desa Bobung yang terkenal dengan kerajinan topeng kayunya. Hal inilah yang akan kita besarkan jika kami diberi kepercayaan memimpin Gunungkidul,” kata Sunaryanto.

Di sela-sela blusukan-nya, masyarakat sangat menyambut baik, bahkan sejumlah ibu-ibu mengajaknya untuk menyantap tiwul. Sunaryanto pun tanpa sungkan menikmati hidangan yang disuguhkan kepadanya tersebut.

“Kami akan terus blusukan setiap harinya ke daerah lain untuk menampung dan mendengar keluhan warga,” tutur Sunaryanto.

Ilustrasi lokasi gantung diri

Seminggu Menjabat, Seorang Kepala Sekolah di Gunungkidul Tewas Gantung Diri

Korban berinisial JK diketahui baru menjabat sebagai kepala sekolah di SMP Muhammadiyah Al Mujahidin, Kapanewon Playen, selama satu minggu sebelum peristiwa tragis ini.

img_title
VoxPop.co.id
16 Juni 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut