Jagoannya Kena COVID-19, PKS Usul Debat Terbuka Dilakukan Virtual

Calon petahana wali kota Depok, Mohammad Idris
Sumber :
  • VoxPop/Zahrul Darmawan

VoxPop – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Shobarna, menegaskan debat putaran kedua untuk calon kepala daerah bakal tetap berlangsung meski salah satu kandidat tidak bisa hadir karena terpapar COVID-19.

img_title Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

Menanggapi hal tersebut, tim pemenangan calon wali-wakil wali kota Depok, Mohammad Idris-Imam Budio Hartono berharap KPU bersikap bijak.

“Jadi kita berharap KPU Kota Depok menerapkan azas keadilan kondisi Pak Idris kan stabil dan karantina,” kata Ketua Tim Pemenangan Pasangan Calon Mohammad Idris-Imam Budio Hartono, Hafid Nasir dikutip pada Sabtu, 28 November 2020

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Hafid ingin, Idris dapat tetap mengikuti debat dengan sistem online. Menurutnya, itu bisa dilakukan karena Idris yang saat ini menjalani karantina di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depok terpantau dalam kondisi membaik.

“Pada persiapan debat itu bisa dimungkinkan secara virtual apabila memang dalam kondisi sehat dan tidak menggunakan ventilator sehingga dia bisa hadir secara virtual dan itu bisa aja,” ujarnya.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Hafid menambahkan, “Dan memang kami berharap KPU Kota Depok mengedepankan azas keadilan kalau paslon nomor satu lengkap kita juga bisa hadirkan paslon nomor dua.”

Sebelumnya, Ketua KPU Kota Depok, Nana Shobarna, memastikan kasus COVID-19 yang dialami Mohammad Idris, kandidat dari nomor urut dua tidak akan mengganggu jalannya debat putaran kedua yang dijadwalkan berlangsung pada Senin 30 November 2020.

“Debat tetap berlangsung dihadiri oleh mereka yang tidak terkonfirmasi positif, jadi hanya Pak Idris yang mungkin tidak menghadiri. Ya minus Pak Idris, tapi debat tetap berjalan,” katanya saat dikonfimasi pada Kamis 26 November 2020

Lebih lanjut Nana mengaku, pihaknya saat ini sedang melakukan rapat evaluasi bersama masing-masing perwakilan tim pasangan calon yang berkompetisi di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok. Rapat ini membahas tentang agenda debat putaran kedua.

“Lagi dibahas, saya kebetulan lagi perjalanan ke Bandung. Yang jelas evaluasi debat kedua sedang dibahas,” kata Nana.

Nana mengatakan, debat terbuka yang menampilkan kandidat tidak lengkap pernah juga dilakukan di daerah lain.

“Sebelumnya ada di Indramayu calon bupatinya yang terkonfirmasi positif beliau tidak hadir, kemudian ada juga di Kalimantan, jadi bukan hal yang baru, sudah ada contoh,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut