Cek Fakta: Pakar Ekonomi Sebut Thermo Gun Bisa Merusak Otak

Tangkapan layar (screenshot) potongan video perbincangan antara pembawa acara televisi Helmy Yahya dengan pakar ekonomi Ichsanuddin Noorsy tentang penggunaan thermo gun.
Sumber :
  • Cekfakta.com

Energinya yang sangat kecil tidak akan mampu membuat kerusakan pada jaringan kulit manusia, apalagi sampai menembus ke dalam otak. Sebagai perbandingan, sinar matahari yang jatuh ke permukaan bumi kekuatannya antara 1.321 sampai 1.413 watt per meter persegi, 1.3 sampai 1.4 juta kali lebih kuat daripada energi sinar laser dari termometer gun, namun tidak ada yang takut otaknya akan rusak terkena radiasi sinar matahari.

img_title Menkes Sebut Penularan Campak Lebih Tinggi Dibanding Covid: Bisa Sampai 18 Orang

Cara kerja termometer IR (infra red), laser termometer atau temperature gun (thermogun) adalah mengukur energi dan emisivitas gelombang infra merah yang diradiasikan oleh objek yang ingin diukur suhunya; sinar laser yang dikeluarkan oleh alat tersebut hanya untuk membantu untuk memvisualisasikan area yang diukur suhunya, bukan untuk mengukur suhunya sendiri.

Jenis termometer non-kontak ini juga secara umum terbagi dua: untuk kepentingan industri, yang disebut oleh Noorsy untuk mengukur panas kabel, dan untuk keperluan medis. Untuk keperluan medis ini sudah ada perhitungan khusus untuk menghitung suhu pada pertengahan dahi diukur dari jarak maksimal 4 cm dikonversikan menjadi sama dengan suhu dari dalam mulut (oral-equivalent), jadi seperti memasukkan termometer konvensional ke dalam mulut.

img_title Menebak Krisis Energi Sekarang, Apakah Lebih Buruk dari Covid-19?

Kesimpulannya, klaim sinar laser dari termometer IR akan merusak struktur otak itu tidak benar, dan pengukuran termometer IR untuk keperluan medis memang harus pada dahi agar hasilnya akurat.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto menepis anggapan atau pendapat yang menyebut thermo gun dapat merusak otak. Lagi pula, kata dia, sinar yang dilepaskan dari thermo gan bukan laser, atau sinar radioaktif berbahaya lainnya, melainkan hanya infra merah.

img_title Tak Cuma Covid-19, Lab Canggih Milik Kalimantan Selatan Bisa Deteksi Kanker dan Tuberkulosis

KESIMPULAN

Beredar video Ichsanuddin Noorsy dalam wawancara dengan Helmi Yahya menyatakan laser dari termometer gun akan merusak otak, pada kenyataannya kekuatan laser adalah sangat rendah dan tidak akan sampai membuat kerusakan otak.

RUJUKAN

https://cekfakta.com/focus/4389. (lis)

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VoxPop.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut