'Wajah' Baru Si Raja Jalanan
- Paultan
Melawan Xpander
Meski masih merajai segmen MPV kelas terendah, namun Toyota perlu was-was. Mengacu pada data Gaikindo di 2017, penjualan Avanza per bulannya ada di kisaran 6-12 ribuan unit.
Kehadiran Xpander sebanyak 7.000 unit per bulan otomatis akan mengganggu kenyamanan Toyota bermain di segmen tersebut.
Bahkan, penjualan Avanza pada Desember 2017 hanya enam ribuan unit, sementara Xpander di waktu yang sama 4,7 ribuan unit.
Jika dibiarkan, maka pelan-pelan gacoan baru Mitsubishi tersebut bisa membuat penjualan mobil sejuta umat turun drastis. Toyota harus melakukan sesuatu.
Menurut informasi yang beredar di dunia maya, TAM sedang menyiapkan Avanza baru. Sejumlah ubahan disiapkan, baik sisi eksterior maupun interior.
Bahkan, Daihatsu sebagai pembuat Avanza sempat memajang mobil konsep pada pameran Gaikindo Indonesia International Auto Show 2017, yang digadang-gadang bakal menjadi calon penerus si raja jalanan tersebut.
Mobil konsep DN Multisix, calon penerus Avanza-Xenia.
Jika mewujudkan mobil konsep terlalu lama waktunya, TAM bisa mengambil langkah yang sama seperti Toyota Malaysia. Dilansir dari Paultan, UMW Toyota sebagai agen pemegang merek Toyota di negara tersebut baru saja meluncurkan varian terbaru dari Avanza.
Diberi nama Avanza 1.5X, mobil ini ditawarkan dengan banderol 82 ribuan Ringgit, atau setara Rp286 jutaan.
Berbeda dari Avanza pada umumnya, varian terbaru ini dibekali dengan beberapa penambahan pada eksterior, sehingga tampilannya menjadi gagah layaknya SUV.
Pada bumper depan dan belakang diberi tambahan berwarna hitam. Ruang lingkar roda juga diberi bodi tambahan, sehingga kesan mobil tangguh semakin terlihat.
Hal seperti ini pernah dilakukan TAM sebelumnya pada MPV kasta menengah andalan mereka, Innova Venturer.
Saat VoxPop coba mengonfirmasi ke TAM, Henry mengatakan bahwa saat ini Avanza 1.5X belum ada rencana untuk dihadirkan di Tanah Air.
“Saya belum tahu, nanti coba dicek dulu. Sejauh ini, kami melihat permintaan di Indonesia, apakah sesuai kebutuhan atau tidak. Kami selalu studi untuk itu,” ujarnya kepada VoxPop. (ms)
